ENAK, PAK DOSEN!
Damar yang sedang mengamati beberapa kambing segera menjawab sambil menatap sang besan, “Sebenarnya sih gak wajib sekarang, tapi lebih baik begitu. Bisa aja dilakukan kapan-kapan.”
“Hm, baiklah. Apa kambing ini tidak bisa digantikan sapi saja, Mar? Daging dua kambing kalau dibagikan … jadi seberapa? Kita ini notabene sangat mampu membeli sapi, loh. Apa gak sebaiknya sembelih sapi saja untuk aqiqah ini?” kekeh Arnold bergurau.
“Benar.” Damar ikut terkekeh. “Tapi, syarat wajibnya memang kambing.”
Hot Chapters