Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hajatan di Rumah Ibu

Hajatan di Rumah Ibu

tanya Bu Santi tiba-tiba, disela kesibukannya. Pertanyaan itu membuatku terdiam sejenak. Aku tidak tahu harus menjawab apa. Namun, akhirnya aku mengangguk pelan. “Ramai sekali, kan, di sana? Memangnya itu aqiqah untuk siapa, Tah?” tanya Bu Marni lagi, kali ini dengan nada penasaran. Aku kembali terdiam. Apa yang harus kujelaskan? Aku bahkan tidak tahu acara itu untuk siapa.
101.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 49 Beses bilang 33 tanya jawab tentang qurban
Read
+Library
MENANTU IMPIAN IBU

MENANTU IMPIAN IBU

"Ghak enak juga, Ummi. Dikirain kita sombong ghak mau daging qurban. Itu juga sudah aku kasihkan ke orang yang minta-minta yang datang di belakang masjid." Dilan memperhatikan interaksi antara Dini dan Haidar. Mereka tampak begitu akrab, pikirnya. Sebuah keluarga yang bisa menjanjikan Dini kebahagiaan. "Ini, tadi yang kamu bawa kambingnya saja?" "Iya, Mi." "Wah, enak itu, Tan,.. kalau dagingnya kambing." sahut Dilan. "Kamu suka?" tanya Fidaus.
2.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 94 Beses bilang 33 tanya jawab tentang qurban
Read
+Library
MBOK JAMU SEKSI

MBOK JAMU SEKSI

Berarti bisa kalo mau pesen buat aqiqah? "Kalau masaknya Insha Allah bisa, tapi kalau kambingnya kan harus ada syarat dan ketentuannya. Mungkin kalo sudah disembelih Saya dan Marni sanggup." "Ya, Ya. Saya sama Pak RW belum ngobrol sih soal Aqiqah. Berhubung Bapaknya ini kan sedang berlayar, jadi Saya sama Pak RW yang ngurus termasuk Aqiqahnya. Boleh Saya minta nomor Bu Sri. Siapa tahu setelah ngobrol sama Pak RW nanti Saya bisa ngobrol sama Bu Sri. Lagi pula kepingin Saya mengadakannya setelah lebaran. Kalo sekarang masih repot juga."
108.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 325 Beses bilang 33 tanya jawab tentang qurban
Read
+Library
Selir Kesayangan Suamiku

Selir Kesayangan Suamiku

Meskipun tidak harus pada hari ketujuh bisa juga pelaksanaan aqiqah disesuaikan dengan kemampuan dari orang tua si jabang bayi. "Ya Allah, Abah tahu sendiri dan dengan Bude Rio itu ingin melalukan beberapa upacara penting yang biasa dilakukan seperti brokohan dan ngubur ari- ari dengan umbo rampe," jawab Abah Furqon. "Astagfirulloh. Benarkah, Bah?" tanya Umi Laila yang di balas anggukan Abah Farhat. Sifa menghela nafasnya panjang, sedikit banyak dia tak kaget juga. Meski mertuanya Purwati dulu tak seekstrim Bude Siti namun kurang lebih mereka sama.
1014.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 430 Beses bilang 33 tanya jawab tentang qurban
Ipakita ang mga Review (6)
Read
+Library
donalwilys
cerita yg bagus tp, dialog 2 orang dikasih keterangan siapa yg ngomong mulu. cukup akhiri pake tanda petik, trs ganti paragraf. misal, ucap gendis, tolak gendis, gurau gendis, bentak mama. yg baca jg tau maksud dialog 2 orang itu. pliss, belajar ngetik yg bener y biar kayak novel beneran. semangat
MOON
heh rio, gendis, pintu neraka sebelah kiri. cepat masuk kesana. thor, plisss lah bikin menyesal si pezina itu. pengen berkata kasar sama laki kegedean napsu. gundik gatel juga, berpengetahuan tapi kelakuan kayak iblis.
Basahin ang Lahat ng Review
Pesugihan Kandang Bubrah

Pesugihan Kandang Bubrah

Lila merasakan tenggorokannya mengering. “Menyerahkan?” ulang Ustadz Harman dengan ekspresi serius. Arif menatap mereka satu per satu. “Setiap orang yang masuk ke Kandang Bubrah tidak masuk begitu saja. Mereka selalu meninggalkan sesuatu sebagai harga masuknya.” Lila merasakan hatinya mencelos. “Apa yang harus kita serahkan?” Arif menghela napas panjang. “Sesuatu yang kalian tidak bisa ambil kembali.”
103.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 119 Beses bilang 33 tanya jawab tentang qurban
Read
+Library
Secret Service 21+

Secret Service 21+

“Berapa banyak sapi yang kalian miliki?” Max berpikir sejenak. “Aku tidak tahu berapa persisnya.” “Apa kalian juga memiliki domba?” “Tentu saja.” “Dan babi?” Max tersenyum. “Jangan bilang kau belum pernah ke peternakan.” “Aku pernah kok ke peternakan kuda, saat ayahku menghadiahkan kuda untukku, aku memilihnya sendiri di peternakan,” kata Nichole.
1044.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.3K Beses bilang 33 tanya jawab tentang qurban
Read
+Library
AJUDAN SELEMBE

AJUDAN SELEMBE

balas Zainal, yang kian mengencangkan gelakak penonton. "Naha' kaki?" "Kaki sapi. Hewan, kan, itu?" "Benar, sih." Jauhari menggaruk kepalanya. "Lanjut, Bang Ubaid!" jeritnya. "Labi-labi," sahut Ubaid. "Biri-biri," cetus Larry. "Kelinci," tukas Chris. "Indri," sela Sherwin. "Binatang naon eta?" tanya Lainufar.
101.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 39 Beses bilang 33 tanya jawab tentang qurban
Read
+Library
ISTRI BADUNG DITAKLUKKAN USTAZ RUPAWAN

ISTRI BADUNG DITAKLUKKAN USTAZ RUPAWAN

Membuat hati semakin yakin bahwa ia adalah jodoh yang benar-benar melengkapi. Empat belas hari setelah kelahiran dede bayi, di kediaman Baskara diadakan acara aqiqah. Suatu sunnah Rasul sebagai salah satu bentuk syukur atas lahirnya buah hati. Dalam melaksanakan aqiqah ini, jika bayinya perempuan maka kambing atau domba yang disembelih hanya 1 ekor. Jika bayinya laki-laki, maka yang disembelih 2 ekor. Disamping aqiqah, Baskara juga sengaja menyembelih lebih banyak kambing untuk acara syukuran cucunya. Karena yang diundang ke acara ini sangat banyak sekali.
9.933.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.3K Beses bilang 33 tanya jawab tentang qurban
Read
+Library
Suruh Siapa Kawin Lagi

Suruh Siapa Kawin Lagi

(POV Haikal) Hari ini hari aqiqah si kembar, tujuh hari sudah usia mereka, di rumah banyak tetangga dan saudara ibu yang sedang memasak. Dua ekor kambing sudah disembelih dan siap dibagikan untuk para tetangga juga kerabat jauh, hari ini kami semua sibuk melayani tamu-tamu yang datang melihat si kembar.
1011.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 415 Beses bilang 33 tanya jawab tentang qurban
Read
+Library
KAU CAMPAKKAN DIRIKU

KAU CAMPAKKAN DIRIKU

Cukup lama bertelepon dengan pembeli, sampai sepakat harga yang ditentukan. "Memangnya abang,punya sapi?". Tanya Mia,yang tidak tahu soal peternakan suaminya itu. "Punya,tapi di ladang ke atas gunung saja". Jawab Gabbar, ikutan duduk di tepi ranjang sebelahnya. "Oh,berapa ekor bang?" Tanya Mia, penasaran sekali. "Hmmmm...300 ekor apa 400 ekor yah? Abang,lupa berapa jumlahnya. Nanti kamu ikut deh, ngitung sendiri". Jawab Gabbar,namun istrinya syok berat mendengar.
92.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 84 Beses bilang 33 tanya jawab tentang qurban
Read
+Library
PREV
123456
...
8

Mga Madalas Itanong

Ada cara-cara sederhana dan hangat yang kucoba pakai setiap tahun ketika menjelaskan makna kurban kepada anak-anak di keluarga—bukan pakem, tapi mudah dicerna dan penuh rasa.

Kurban pada intinya kuberitahukan sebagai tindakan berbagi dan ketaatan: berbagi terhadap orang yang membutuhkan, dan ketaatan kepada perintah Allah sebagai bukti keikhlasan hati. Untuk anak kecil aku sering memakai contoh sehari-hari, misalnya 'Kurban itu seperti memberi mainan yang paling kamu sayang ke teman yang nggak punya mainan supaya dia juga bisa senang.' Buat yang lebih besar, aku tambahkan cerita tentang Nabi Ibrahim dan Ismail sebagai contoh keberanian dan kesetiaan kepada perintah Tuhan, lalu tekankan bahwa makna kurban bukan sekadar menyembelih hewan, melainkan belajar merelakan sesuatu demi kebaikan orang lain.

Praktik langsung membantu mereka menangkap makna lebih cepat. Ajak anak melihat proses pembagian daging kurban—biarkan mereka membantu membungkus, memberi label, atau menuliskan pesan singkat untuk penerima. Kegiatan seperti membuat kartu kecil bertuliskan 'Semoga berkah' atau membagi paket sembako membuat konsep empati jadi nyata. Saat menjelaskan, gunakan kalimat-kalimat mudah ditiru: 'Kurban itu bentuk kasih sayang kepada sesama,' 'Kurban bikin orang yang kurang punya kebagian daging untuk dimakan,' atau 'Kurban ngajarin kita bersyukur dan nggak pelit.' Untuk menenangkan anak yang mungkin sedih melihat proses penyembelihan, katakan bahwa hewan diperlakukan dengan baik dan dagingnya akan dipakai untuk membantu banyak keluarga.

Berikut beberapa contoh kalimat menurut usia yang bisa dipakai orang tua: untuk balita: 'Kurban itu memberi makanan supaya teman-teman yang susah bisa kenyang dan bahagia.' Untuk anak SD: 'Kurban itu kita berbagi bagian terbaik agar orang lain juga merayakan hari besar dengan layak.' Untuk remaja: 'Kurban menguji seberapa besar kita rela berkorban demi kebaikan bersama dan mengingatkan kita pada nilai-nilai agama seperti empati dan tanggung jawab sosial.' Untuk keluarga dewasa: 'Kurban bukan hanya ritual, tapi momentum untuk menumbuhkan solidaritas, memastikan distribusi pangan yang adil, dan memperkuat ikatan komunitas.'

Akhiri obrolan dengan pertanyaan ringan supaya mereka berpikir: 'Kalau kamu punya sesuatu yang berarti, mau kamu bagi ke siapa dan kenapa?' Atau minta mereka menuliskan tiga hal yang bisa mereka korbankan selain barang—waktu, perhatian, atau tenaga—untuk membantu orang lain. Di rumah kami, cara-cara kecil ini selalu bikin suasana hangat dan anak-anak mulai memahami bahwa kurban adalah soal hati yang rela memberi, bukan sekadar prosesi. Rasanya menyenangkan melihat mereka tumbuh lebih peduli setiap tahunnya.

I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status