Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
LELANG PENGANTIN

LELANG PENGANTIN

Hal yang membuat Alan dapat dengan lega meninggalkan berbagai tanggung jawab penting di tangan asistennya tu. Merya harus sedikit berlari kecil agar dapat menyesuaikan langkahnya dengan langkah Alan yang cepat dan lebar. Untung saja hari ini ia mengenakan jins dan kemeja longgar yang membuat gerakannya cukup mudah dan leluasa.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai arah langkah
Baca
+Pustaka
Sang Penakluk Dua Dunia Dengan Tiga Wanita Cantik Ku!

Sang Penakluk Dua Dunia Dengan Tiga Wanita Cantik Ku!

Logika dewanya berputar cepat. 'Jika aku hanya mengandalkan pertahanan, aku akan hancur dalam tiga langkah. Nasi sudah jadi bubur juga!' "Teknik Langkah Seribu Petir!" Alex menghentakkan kakinya di udara kosong. Kali ini, ia memeras seluruh energi spiritual di dalam dantiannya hingga batas ekstrem. Wuuuuush! Wuuuuush! Wuuuuush!
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai arah langkah
Baca
+Pustaka
Mimpi Cinderella

Mimpi Cinderella

Nah, ada, kan, nilai plus-nya? Oke, skip! Sekarang langkahku tepat berada di depan ruangannya. Kepala sudah kutegakkan dan memandang lurus ke depan. Melangkah mantap mirip team pengibar bendera 17 Agustus-an. Satu dua tiga empat Lima enam tujuh delapan Kiri kanan kiri kanan kiri kanan "Hei, kamu! Berhenti!" Sebuah suara bernada tegas memaksaku menghentikan langkah.
107.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 305 kali sebagai arah langkah
Baca
+Pustaka
Tingkat Dua

Tingkat Dua

Ucapnya sembari mempercepat langkahnya. Aku hampir seperti berlari karena tidak mampu mengimbangi langkahnya. Dan sialnya ketika aku sudah berusaha begitu besar, nyatanya kami tetap saja terlambat ketika melihat pintu ruangan tujuan kami yang sudah tertutup rapat. "Assalamu'alaikum," Rio mengetuk pintu sembari membukanya sedikit untuk mengintip situasi dan kondisi di dalam sana.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai arah langkah
Baca
+Pustaka
Satu Malam dengan Raja Naga

Satu Malam dengan Raja Naga

“Kalau begitu, kita jalan begitu hari berganti. Sisa malam ini... kita gunakan untuk bersiap. Karena begitu langkah pertama diambil, tidak ada jalan kembali.” Angin malam menggigit dingin saat mereka berempat keluar dari rumah tua tempat mereka berlindung. Liora bersandar ringan pada lengan Bayne, masih lemah tapi penuh tekad. Ren memeriksa senjatanya, pedang bermata dua itu kini dipenuhi ukiran baru—mantra pelindung yang dibuat oleh Kinari semalam. “Kita jalan lewat Jalur Utara, menyusuri Punggung Gunung Arald,” ujar Kinari sambil menunjuk arah lewat peta kasar yang digambar ulang dari ingatannya.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai arah langkah
Baca
+Pustaka
Kultivasi abadi

Kultivasi abadi

Gu Lang bersiap menggunakan jurus langkah awan untuk melesat maju dengan cepat, agar tak kehabisan tenaga saat ujian yang sebenarnya nanti di mulai. Tapi ternyata hingga dia menginjakkan kaki di tangga terakhir, sudah tidak ada lagi tekanan dan cobaan lain. Namun tentu saja Gu Lang tak boleh bersenang-senang terlalu dini, karena tangga itu hanya sebuah permulaan dan tantangan yang sebenarnya baru akan di mulai.
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 253 kali sebagai arah langkah
Baca
+Pustaka
Menikahi Gadis Lumpuh

Menikahi Gadis Lumpuh

Kemudian bangkit dan menarik lengan Rara agar berposisi duduk kembali. "Emangnya kita mau kemana, Lang? Mau melakukannya di rumah?" "Di sini, Ra! Tapi sebelum itu dimulai kita harus melakukan beberapa hal." "Hal apa?" tanya Rara bingung. "Ikuti saja instruksiku. Katanya kamu mau diajarin?" "Memangnya mau diajarin di mana, Lang? Bukannya kita harus melakukan di atas kasur?" Gadis itu bertanya polos dengan gamblangnya sampai Gilang mengelus dada.
1022.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 694 kali sebagai arah langkah
Baca
+Pustaka
Ranjang Perkawinan

Ranjang Perkawinan

Reyhan akhirnya mengalah. Bening setuju dan segera menuju meja komputer. Ia lalu mengetik surat tersebut sesuai dengan instruksi Reyhan. "Jangan lupa lampirkan bukti pembayaran dari bank, buku tabunganmu serta perjanjian awal cicilan rumah." Sambung Reyhan. "Akan kulakukan. Terima kasih atas bantuannya." Bening jadi tersenyum senang. Sorenya, Bening berkunjung ke rumah Iman. Untunglah Iman sudah pulang bekerja dan rupanya juga ada istri cantiknya yang tak ingin lepas darinya.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai arah langkah
Baca
+Pustaka
Pendekar Salah Zaman

Pendekar Salah Zaman

“Bahu rileks, tapi siap.” Rangga ngikutin, meski masih agak kaku. “Tangan naik,” kata Lendra. “Jaga muka.” Rangga angkat tangan. Lendra langsung koreksi dikit. “Jangan terlalu tinggi. Nanti lu gak bisa lihat.” Rangga benerin lagi. “Sekarang gerak,” kata Lendra. Dia contohin langkah kecil. “Jangan loncat. Geser.”
10879 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai arah langkah
Baca
+Pustaka
Pergi Setelah Dimaki Jalang

Pergi Setelah Dimaki Jalang

"Gila! Chika baik banget ya, ngapain sih temenan sama jalang kayak Camilla." "Chika, sadar deh! Kebaikmu nggak bakal bisa nyadarin jalang ini, yang ada dia malah makin ngelunjak." Kata-kata jalang itu menusuk jantungku seperti jarum, rasanya sangat menyakitkan. Aku mengambil botol minuman di meja lalu membantingnya ke lantai. "Diam kalian semua!" Suasana seketika menjadi hening.
9.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 375 kali sebagai arah langkah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status