Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hayu

Hayu

Hayu hanya bisa menyesalinya. "Maafkan aku, Dina. Aku khilaf waktu itu, jadi jangan mengingatkan aku pada kejadian waktu itu, kalau kamu mengingatkannya, aku bisa saja mengakhiri hidupku dengan atasan kamu yang ganteng dan hot itu,” ujar Hayu melirik Sean yang memang tampan. Memiliki mata berwarna biru dan wajah blasteran membuat wanita mana yang tidak termehek-mehek dengannya. Hayu mengagumi sosok yang sedang duduk bersebelahan dengan Candra. Candra bahkan bisa melihat mata Hayu yang begitu memuja Sean, dia kesal sekali, rasanya ingin membungkus Hayu, memasukkannya ke dalam karung dan menguncinya di kamar.
105.1K viewsCompletedAdded to Library 205 Times as arin
Read
+Library
RIAN RAINA

RIAN RAINA

"Gak cemburu, tapi lo gak suka milik lo didekatin orang lain? Bukannya itu sama aja cemburu? Tanpa lo sadari lo itu udah suka sama Raina, tapi rasa gengsi lo aja yang tinggi." "Gak usah ngawur! Sekali lagi lo ngelantur gak jelas, siap-siap sepatu gue masuk mulut lo." Andi bergidik mendengar ancaman Rian. Rian yakin ucapan Andi itu adalah salah. Rian memang tidak suka Raina didekati Arka, namun ia yakin itu hanyalah rasa tidak suka. Bukan cemburu. ******************************
9.352.4K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as arin
Read
+Library
GANTENG-GANTENG ANAK PEMBANTU

GANTENG-GANTENG ANAK PEMBANTU

Awan yang bingung dengan perintah ibunya, hanya patuh dan membuka kancing kemejanya. Bu Arini meletakkan ujung kelima jarinya di dada sebelah kanan Awan, lalu setelah Bu Arini mengangkat ujung jarinya membuat Awan terlonjak kaget. Ada sebuah bayang tato harimau muncul di dadanya, tidak hanya itu, tato tersebut seperti hidup dan membuat bulu tengkuknya jadi merinding.
8.9355.9K viewsCompletedAdded to Library 11.0K Times as arin
Show Reviews (80)
Read
+Library
Bangfanstory
Saya sudah baca GGAP sampe The Last GGAP dan sekarang lgi proses The Next Sanjaya. Tapi kok saya harus buka kunci Per Bab nya ulang ya. pdahal saya sudah baca semua nya, Parah nih Authornya pdahal dlu saya penggemar Novelnya Sutan Sati sampe semua novel nya sudah saya baca sampe slesai sumpah kecewa
TiSu
suka sama ceritanya. Cerita remaja tapi diselipin peliknya masalah yang sangat serius. gak main2 masalah negara .... Btw kenapa bnyk yg protes koin yak. Yang kuketahui KOIN itu bukan penulis yg menentukan, melainkan tulisannya. Dalam arti KOIN dihitung sesuai jumlah kata, betul kan, Thor....
Read All Reviews
Alice

Alice

Nyusahin amat Alice Setuju nih gue| Gathajing |Gak anggota, gak ketua nya sama aja Alice Sama-sama cantik, ya gak ri? | Aurisat |Yoi emang kayak Gatha jelek Gathanjing |Gue cantik, sehat lahir batin bay the way kalau lo belum tau. Gathanjing |Buruan ke markas, gabut gue! Alice Bakar sekolah aja biar gak bosen| Aurisat
105.9K viewsOn holdAdded to Library 152 Times as arin
Read
+Library
Satu Malam dengan Raja Naga

Satu Malam dengan Raja Naga

Tangannya menyentuh logam tua yang dingin, lalu dengan satu dorongan… kotak itu terbuka. Di dalamnya, terdapat sehelai pita merah yang sudah pudar, selembar peta kecil, dan sebuah ukiran nama—‘Saira’. Renai memandang penuh tanya. “Saira… siapa itu?” Arven menutup mata sejenak. Napasnya tercekat, dan saat ia membuka suara, nada itu seperti milik seseorang yang berbicara dengan hantu. “Adikku.”
101.8K viewsCompletedAdded to Library 36 Times as arin
Read
+Library
Invasi Metaverse

Invasi Metaverse

Karena itu, Arun mengira gedung itu bukan toko, tetapi kantor. “Selamat datang di Seraphim. Tingkatan kecerdasan gaya anda dengan Seraphim.” Pramuniaga yang merupakan ANI (Artificial Narrow Intelligence) menyapa Arun dan Wanda saat mereka memasuki toko tersebut. Arun terdiam memandang ANI yang memiliki desain yang sangat cantik itu. Wanda, melihat Arun yang memasang wajah terperangah, mendesah pelan dan lanjut menyeret Arun lebih dalam memasuki toko.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as arin
Read
+Library
SILARIANG

SILARIANG

Sesaat Arsyl seperti kebingungan hendak menjawab apa lalu dia mengalihkannya pada Asha dan bertanya tentang gadis yang dari tadi menyimak pertemuan mereka. “Ini dengan Mba siapa? Saya Arsyl, seniornya Tenri dulu di kampus.” Arsyl mengulurkan tangannya untuk berkenalan dengan Asha. “Nama saya Asha, Mas.” Jawab Asha dengan tatapan terpesona pada laki-laki yang tinggi tegap, berkulit sawo matang, alisnya tebal dan hidungnya mancung. Senyumnya bisa membuat hati Asha seperti coklat yang sedang meleleh. Rasanya Asha tidak mau melepaskan tangannya dari Arsyl pada jabat tangan singkat itu.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as arin
Read
+Library
MAWAR

MAWAR

"Kenapa berlebihan sekali? Panggil Mawar saja, jika di depannya kau boleh panggil aku nona," Anita hanya diam saja tidak tahu harus menjawab apa. "Lalu nama mereka siapa?" Tanya Mawar, yang dia maksud adalah tiga orang pelayan yang berjejer di dekat Anita. "Mereka semua asli penduduk Jepang, nona. Yang mempunyai rambut pendek itu namanya Akari, lalu perempuan yang memiliki kulit paling putih di antara mereka bernama Ami, dia orang yang bersahabat nona, dia teman pertama saya saat bekerja disini," ucap Anita tersenyum pada Mawar. "lalu yang terakhir yang memiliki tubuh paling pendek tapi memiliki wajah cantik, namamya Hanasita, pelayan yang lain biasa memanggilnya Hana. Oh ya nona, Hanasita a
106.0K viewsOngoingAdded to Library 221 Times as arin
Read
+Library
Liara

Liara

Kulit di bawah coretan itu terlihat memerah. "Belum terlalu bagus. Baru selesai tadi. Kau keberatan aku memiliki ini?" Liara tak mampu bersuara untuk beberapa. Ia tahu itu hanya tato. Tato bertuliskan namanya di tubuh Hagan. Namun, tidak mampu dikendalikan, perasaan Liara campur aduk karena itu. "Kenapa? Kenapa kau membuat ini? Tidak sakit?" Liara bisa merasakan matanya memanas. Perempuan itu merasa semakin tak karuan ketika dirinya diberi pelukan.
9.535.0K viewsCompletedAdded to Library 769 Times as arin
Read
+Library
ALARICK

ALARICK

SereiaAlvenna_alarickata alucard
Senyum cerah terukir di bibirnya saat pria itu membaca pesan di ponselnya. “Sialan!” umpat Nerissa. Alarick sontak mengalihkan perhatiannya dan memandang Nerissa yang saat ini sudah beranjak dari tempatnya. Tentu saja umpatan Nerissa tidak di tujukan untuk Alarick, melainkan pada cairan merah segar yang lagi-lagi keluar dari hidungnya.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as arin
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status