Librairie
Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
ARABELLA

ARABELLA

Sudah lama ia tidak merasakan pelukan dari ayahnya sendiri "Sial, kenapa dia bisa luluh" batin Winda yang mengintip dari pintu "Ma, kita harus lakuin sesuatu buat nyingkirin Ara dari kehidupan kita" bisik Ameyra membuat Winda tersenyum licik _________________
106.8K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 164 fois en tant que arinda
Read
+Librairie
AURORA

AURORA

tanyaku kemudian mengulurkan tanganku, bermaksud mengajaknya untuk bersalaman, “Aku, Yveria Andromeda.” Kehangatan dan sebuah telapak tangan lebar menyambut tanganku yang sedingin es, memberikan sebuah sengatan listrik yang menggelitik perut. “Ahin Lloyd. Aku Ahin Lloyd.” To Be Continue.
106.1K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 199 fois en tant que arinda
Read
+Librairie
Janda Muda

Janda Muda

Dengan cepat Indra mendekati Arinda dan menyentuh pergelangan tangannya. "Arinda masih hidup, tapi denyut nadinya melemah" kata Indra dengan sura paru Indra langsung menaiki ranjang dan menggendong Arinda. "Siapkan mobil Hendi!!" Seru Indra yang sudah berdiri dengan menggendong Arinda
108.7K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 192 fois en tant que arinda
Read
+Librairie
Ruang Rindu

Ruang Rindu

Rengek Ara membuat Gidae terkekeh pelan dan dengan gerakan singkat menjatuhkan kecupan lembut di dahi Ara. "Oke aku cari sekarang, jangan kemana-mana... Apapun yang terjadi kalau aku belum kembali jangan pergi..." Pinta Gidae membuat Ara mengangguk. Ketika Gidae hampir berdiri Ara menahan tangannya. "Kalau aku bosen gimana?" Tanya Ara. "Hmmm..." Gumam Gidae lalu mengambil ponsel di sakunya dan menelpon seseorang.
107.9K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 188 fois en tant que arinda
Read
+Librairie
Anara

Anara

Dan menjadi neraka yang panas membakar disaat siang. Nama gadis itu Anara, Anara Carwen Sarendra. Putri tunggal Brama Sarendra, salah satu dari sepuluh orang paling berpengaruh di dunia. Kekayaannya tak dapat di hitung, belum lagi aset dan yayasan-yayasan yang di kelolanya. Membuat seorang Brama dan keluarganya, menjadi incaran para pencari berita.
9.92.9K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 97 fois en tant que arinda
Read
+Librairie
LARA

LARA

keluh Patrick. "Nggak kok. Deket." "Halo Patrick. Kenalin nama aku Angel dan ini Lola," ucap Angel sambil menunjuk Lola. Angel dan Lola tiba - tiba saja datang dan memperkenalkan diri kepada Patrick. "Oh iya. Aku Patrick," jawab Patrick sambil memandang Angel dan Lola. "Kamu mau ke kantin kan? Yaudah bareng aja sama kita berdua. Kita juga mau ke kantin kok," ajak Angel.
102.7K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 77 fois en tant que arinda
Read
+Librairie
RINDU MENJANDA

RINDU MENJANDA

pintaku pada lelaki yang masih duduk di dekat Indah itu. Pak Arif tak menjawab, ia menatap layar ponselnya lalu menempelkannya ke telinga. "Nah, ini udah diangkatnya, Bu." Pak Arif berdiri lalu menyodorkan ponselnya padaku. "Halo!" sapaku melalui telepon itu. "Halo," jawab seseorang dari balik telepon. "Fikri ya?" "Iya." "Aku Rindu yang tadi ke rumah. Hapeku ketinggalan di sana ya?"
103.4K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 134 fois en tant que arinda
Read
+Librairie
Janda Kembang

Janda Kembang

Membuat Arden semakin terpesona dibuatnya. Arden berdehem pelan sebelum memperkenalkan dirinya. "Aku Arden Zac William." Tangan Arden melepas uluran tangan Thalia dengan cepat. Ia sedikit merasa gugup berada satu ruangan bersama dengan wanita cantik yang sangat ramah dan juga ... Murah senyum seperti Thalisa. "Hmm ... Hmmm ... Serius banget, sih, kenalannya?" ledek Liona sembari mengibaskan tangannya ke depan wajah Arden dan juga Thalisa yang saling bertatapan tanpa mengedip.
9.88.9K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 328 fois en tant que arinda
Read
+Librairie
DENDAM AMARA

DENDAM AMARA

“Aku kebetulan akan ke sana. kita bisa pergi bersama.” Pria itu tersenyum puas. “Ngomong-ngomong aku Andrew. Andrew wijaya. Kamu?” “Amara.” Andrew tersenyum lagi. Menurutnya perempuan yang baru dikenalnya itu sangat menarik. Kebanyakan perempuan yang dia temui akan langsung antusias melihatnya. Apalagi saat mengetahui latar belakang namanya. Tapi Amara benar-benar menunjukan sikap yang terlalu tidak biasa. Antara tidak mengetahui atau memang tidak perduli. Andrew benar-benar dibuat tertarik.
362 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 11 fois en tant que arinda
Read
+Librairie
Pelajaran Panas Dengan Ayah Muridku

Pelajaran Panas Dengan Ayah Muridku

“Kita bisa akhiri ini baik-baik, Pak. Atau kita buka semua kartu. Pilihan ada di Anda.” Ruangan kembali sunyi. Namun kali ini, bukan Anindya yang terpojok. Melainkan Wira. Tring. Notifikasi masuk. Nama Armand muncul di layar ponsel Arvendra. Arvendra membaca isinya sekilas. Hanya beberapa detik. Namun, sudut bibirnya terangkat tipis. Bukan senyum puas, melainkan ekspresi seseorang yang baru memastikan arah pijakannya kokoh. Dia meletakkan ponsel kembali ke meja. Tidak menggeser cek, tidak mendekatkan tubuh. Tetap di tempatnya.
1039.8K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 1.5K fois en tant que arinda
Read
+Librairie
Dernier
1234567
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status