Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sebatas Mimpi

Sebatas Mimpi

Dena terdengar meyakinkan Renata. “Semua hanya mimpi?” tanya Renata mengulang kalimat Dena dengan nada kecewa. “Kenapa? Ada seseorang yang membuatmu merasa nyaman disana?” tebak Dena tepat sasaran. “Hah? Eh? Nggak juga sih.” Renata merasa bersalah jika membohongi perasaannya sendiri. Selama mengendalikan mimpi ia memang menikmati Pandu dalam dunia mimpinya, walaupun sebenarnya ia penasaran sosok laki-laki itu saat di dunia nyata.
3.2K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as arti a mimir
Read
+Library
Skandal Pengawal Dan Nona Muda

Skandal Pengawal Dan Nona Muda

Anak itu bingung. Mira yang sedari tadi menangis dalam diam menyaksikan semua itu pun menunduk, lalu merendahkan tubuhnya sejajar dengan Arta. "Tuan Arta harus tahu jika Tuan sebenarnya memiliki seorang saudari, kalian terlahir bersamaan, dengan kata lain kalian berdua adalah saudara kembar," tutur Mira dengan lembut, "hanya saja dia itu adalah seorang anak perempuan," lanjutnya tak mampu menahan air matanya.
1012.7K viewsCompletedAdded to Library 254 Times as arti a mimir
Read
+Library
AKU YANG KAYA DIA YANG SOMBONG

AKU YANG KAYA DIA YANG SOMBONG

Si Art yang di beri tugas menaruh bubuk tersebut merasa kasihan kepada Bimbim, di kiranya bubuk tersebut adalah bubuk perangsang yang akan di gunakan Triasta untuk menjebak Bimbim, namun ternyata semua itu salah. Kini Triasta hidup dalam kesedihan. Hatinya hanya bisa merutuki kebodohan si Art. *** Di Amerika.. Tiga bulan Bimbim berjuang meluluhkan kembali hati Mimin, susah juga bila wanita telah merajuk. Namun tak sia sia perjuangan Bimbim selama ini. Akhirnya hati Mimin luluh juga dan mereka pun menikah. Ending yang bahagia kan.
1038.7K viewsCompletedAdded to Library 968 Times as arti a mimir
Read
+Library
AURORA

AURORA

Berjalan seorang diri di tengah-tengah hutan dan menemukan pria bermata ungu itu sedang memandangi langit yang dihiasi oleh tarian Aurora berwarna senada dengan mata Aquilla. Aku mendekat ada Aquilla ketika berhasil menemukannya sedang berdiri mematung di tepi bukit, memandang ke atas langit yang bertabur bintang dan juga sebuah Aurora ungu sedang menari-nari di atas sana. Tariannya memanjakan mata, mengundang decak kagum dari orang-orang yang menyaksikannya jika di sini ramai dipenuhi oleh sekumpulan manusia.
106.1K viewsOngoingAdded to Library 200 Times as arti a mimir
Read
+Library
The Sad Angel Geana

The Sad Angel Geana

Kata-kata Mir membuatku begitu geram, sejak awal dia sudah merencanakan ini semua, kalaupun aku di bumi, dia juga tidak akan melepaskanku dengan mudah, dia ingin menggunakan hubunganku dengan Amor untuk membunuh Amor. “Katakan padaku bagaimana cara menolong Amor,” tanyaku mengibaskan tanganku, memanggil pedang yang sudah lama tertidur dalam tubuhku menuju leher Mir. “Dia hanyalah batu yang menghalangi masa depanku, aku tidak akan membiarkannya kembali, begitu juga dengan kalian,” ucap Mir mengerakkan kekuatannya untuk mengendalikan gumpalan salju-salju, merubah butiran-butiran salju membentuk kristal tajam dan mengarah ke arah kami bersamaan.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 227 Times as arti a mimir
Read
+Library
Gelora Gadis Buta & Bodyguard Dingin

Gelora Gadis Buta & Bodyguard Dingin

Mireya menutup mulut dengan tangan, matanya bersinar seperti anak kecil yang diberikan seluruh dunia. “Arsenio…” bisiknya bahagia sekali. “Ini… seperti mimpi.” Arsenio menatapnya lama. Dalam. Hangat. Palsu. Sangat palsu. Namun cukup untuk membuat Mireya tenggelam lebih dalam. “Kalau ini mimpi,” katanya pelan, “biarkan aku ikut masuk ke dalamnya.” Mireya hampir menangis bahagia. Dan Arsenio?
1011.7K viewsCompletedAdded to Library 362 Times as arti a mimir
Read
+Library
Frekuensi Terlarang

Frekuensi Terlarang

"Aku masih di sini, Ibu. Tapi aku harus melakukan ini. Kita harus menuju The Loom... tapi bukan dengan dia." Aria meraung dengan kemarahan yang murni, ia memicu protokol Overload pada tongkat pemancarnya untuk melepaskan gelombang penghancur saraf. Namun, sebelum ia sempat melepaskan serangannya, Miri melambaikan tangan, menciptakan lubang hitam kecil di udara yang menelan seluruh energi tersebut. "Kembalilah ke tempatmu, hantu dari masa lalu," kata Miri dengan nada dingin yang mematikan.
470 viewsCompletedAdded to Library 16 Times as arti a mimir
Read
+Library
Godaan Mama Muda

Godaan Mama Muda

“Mira, kita perlu bicara. Arka bukan nama yang kami pilih. Dia hanya ada dalam mimpi burukku. Bagaimana kamu bisa tahu nama itu?” Mira mengangkat wajahnya. Matanya jernih, tidak ada rasa bersalah di dalamnya. “Aku juga mimpi tentang Arka sejak kecil. Dalam mimpi itu, dia lahir setelah Papa dan Mama saling memaafkan. Dia bayi yang ceria, suka tertawa. Aku pikir itu hanya mimpi biasa sampai aku bertemu kalian. Sekarang aku merasa… seolah mimpi itu sedang mencoba menjadi nyata.”
9.8119.6K viewsCompletedAdded to Library 3.8K Times as arti a mimir
Read
+Library
Belenggu Rumah Darah

Belenggu Rumah Darah

kata Arga, matanya masih terpaku pada lengan Mira yang kini kembali normal. Mira menarik napas panjang, berusaha mengendalikan ketakutannya. "Itu bukan imajinasi, Arga. Aku bisa merasakannya dengan jelas. Ada sesuatu yang menyentuhku. Sesuatu yang… bukan manusia."
2.4K viewsCompletedAdded to Library 50 Times as arti a mimir
Read
+Library
My Imagine

My Imagine

tanya Herra dengan pandangan terkejut. ["Aku juga enggak tau Herra. Tapi ada yang aneh dengan teman khayalanmu itu," timpal Bulan] Herra semakin dibuat bingung dengan perkataan Bulan. "Maksudmu?" tanya Herra ["Teman khayalanmu itu enggak mengeluarkan aura kalau dia seorang Imagine gitu. Auranya seperti manusia biasa," ungkap Bulan] Untuk kedua kalinya Herra melebarkan matanya karena terkejut.
96.2K viewsOngoingAdded to Library 241 Times as arti a mimir
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status