Pelajaran Panas Dengan Ayah Muridku
Namun, kalau dia tidak membuat gadis itu tertawa sedikit saja, seluruh udara di ruangan ini akan kembali berat, dan dia tidak sanggup melihat Anindya terus-terusan tegang seperti tadi.
“Bercanda, itu piyama motifnya sama kayak punya Elvio. Bedanya, dia biru, kamu pink. Biar senada aja.” Arvendra lalu ikut duduk di sebelah Anindya, menjaga jarak aman, tapi entah kenapa tetap terasa terlalu dekat.
Anindya tak kuasa menahan senyum. “Kalau punya Pak Arven warna apa?” godanya balik, mencoba menutupi rasa canggung.