Menantu yang Tak Diharapkan
Wiratama, menunjuk kursi paling ujung, agak terpisah dari yang lain.
Arga menurut. Ia membuka buku catatan kecil yang sejak tadi ia genggam, menyiapkan pulpen. Posisinya rendah, tapi telinganya terbuka lebar.
Rapat dimulai. Angka-angka mengalir. Grafik dan laporan ditampilkan di layar besar. Arga mendengarkan, mencatat cepat, rapi. Beberapa istilah terdengar asing, namun pola-pola itu tidak sepenuhnya baru baginya. Ia pernah mempelajarinya. Dulu. Sebelum takdir hidupnya berbelok tajam.
Bab Populer