My Game Boyfriend
Bukan lagi gamer dan model, tapi hanya Arthur dan Melati—dua manusia yang saling mencintai.
Angin sore berhembus pelan, menerbangkan beberapa helai rambut Melati hingga jatuh menutupi sebagian wajahnya. Dengan gerakan yang sangat hati-hati dan lembut, Arthur mengulurkan tangannya. Jari-jarinya yang biasa bergerak cepat dan lincah menekan tombol-tombol di pengendali gim, kini bergerak perlahan menyisipkan rambut itu ke belakang telinga Melati. Sentuhan itu begitu lembut, seolah ia sedang memegang bunga yang paling rapuh dan berharga.