Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hug Me Papa

Hug Me Papa

Pasti Jovian sudah memiliki pacar karena teman sekelasnya tampan-tampan. Memikirkan itu sendiri membuat Sean semakin dilanda sesak di dada. Getaran ponsel Sean membuyarkan lamunannya, Sean melihat nama yang tertera di layar kaca itu Matthew is calling , Sean menghela nafasnya jika temannya sudah menelfon nya maka katakan selamat tinggal untuk bersantai ria. "Mengganggu saja." Gerutu Sean dan segera bangkit menuju kamarnya dengan telfon yang bertengger di telinganya.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 146 Times as arti hit me up
Read
+Library
Arthur&Bianca

Arthur&Bianca

desis Arthur tajam. Terdengar umpatan kasar Altov dari balik telepon saat Arthur mengucapkan itu. "Aku bersumpah ingin sekali menghajar mu detik ini! Cepat katakan apa yang ingin kau katakan! waktu ku jauh lebih berharga bertemu dengan rekan bisnis ku dari pada harus berbicara dengan mu!"
1022.0K viewsCompletedAdded to Library 792 Times as arti hit me up
Read
+Library
Only Look At Me

Only Look At Me

“It’s time to begin, isn’t it? I get little bit bigger, but then I’ll admit I’m just the same as I was Now don’t you understand That I’m never changing who I am...” Sepenggal bait lagu dengan judul it’s time milik imagine dragons, ia dendangkan. Sesekali tampak seulas senyumnya terbit di wajah tampan pria darah Amerika Jepang Indonesia itu. Kazu masih teringat akan pembicaraan tadi siang di telepon tadi bersama seorang pria, yang ternyata Gavin sang CEO Arn company tidak lain kakak seniornya saat kuliah dan kakak dari mantan kekasihnya.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as arti hit me up
Read
+Library
When I Me(e)t You

When I Me(e)t You

dua menit kemudian, dapur itu dipenuhi suara teriakan panik Arka karena minyak di atas penggorengan memercik ke mana-mana. *** Caraka berhambur mencari keberadaan Arka setelah mendapat telepon dari ART lepasan yang membersihkan rumah mereka. ART bernama Utami itu memang sedikit terlambat datang hari itu karena ada keperluan mendesak. Ia baru menginjakkan kaki di teras rumah saat mendengar teriakan dari Arka yang berada di dapur. Dengan tergesa ia menghampiri Arka dan mengambil alih apa yang sedang dikerjakan Arka. Dengan sigap pula Utami menghubungi Caraka saat melihat Arka meringkuk di sofa depan televisi.
1023.8K viewsCompletedAdded to Library 926 Times as arti hit me up
Read
+Library
Hartaku Unlimited (Mereka Ingin Membuatku Miskin)

Hartaku Unlimited (Mereka Ingin Membuatku Miskin)

rengeknya. "Selesaikan dulu pekerjaanmu, baru minta upah. Itu etikanya kalau kamu bekerja, kecuali kalau untuk hal penting dan darurat. Kalau sekedar beli kuota, bisa nanti kan?" kataku. "Pelit! Kubilangin ke Ibu lho!" ancam nya. "Sebaiknya kamu jangan ganggu Ibu, dia sedang marah." "Marah kenapa?" tanya Mila seolah tak percaya dengan ucapanku.
9.999.5K viewsCompletedAdded to Library 3.6K Times as arti hit me up
Read
+Library
Pay Me With Your Body

Pay Me With Your Body

*** Sementara itu Aveline yang baru saja turun dari panggung penuh dengan senyum yang tak pernah lepas dari wajahnya. Teman-temannya berebut untuk memeluk serta memberikan ucapan selamat, namun fokusnya tetiba teralih ketika ponselnya bergetar. 1 (satu) Pesan Masuk. Dari nomor tak dikenal. “Selamat atas kelulusanmu, Aveline Rose. Jika kamu masih ingin bertemu denganku, aku siap menerimamu malam ini. Aku kirimkan alamatnya, datanglah sendirian. -D”
1048.5K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as arti hit me up
Read
+Library
You Make Me High

You Make Me High

Ravindra menghela napas, seharusnya Bianca menghubungi dirinya. Room chat dirinya dengan Bianca itu berubah menjadi panggilan masuk dari Melodi. Pria itu memejamkan mata, mencoba memgumpulkan kesabaran yang ia punya. "Halo?" katanya. "Kakak masih kerja?" Ravindra menjawab dengan gumaman. Tak ada jawaban dari Melodi setelahnya, membuat Ravindra mengepalkan tangan di atas meja. "Kenapa, Mel? Butuh sesuatu?" tanyanya lagi.
104.8K viewsOngoingAdded to Library 192 Times as arti hit me up
Read
+Library
Choose Me!!

Choose Me!!

Pantas saja dari tadi Saga mencium aroma yang manis. "Mas Aksa," seru Ayana, berusaha mengirimkan telepati pada Aksa agar berbaik hati membelikannya satu gulali besar. Ayana masih tahu diri untuk tidak minta dibelikan gulali pada Saga. Saga sudah cukup berbaik hati dengan mentraktirnya satu matcha ukuran large. Mana mungkin Ayana dengan bermuka tebal meminta gulali lagi pada saingan cintanya itu, kan? Tapi, telepati yang berusaha Ayana kirimkan langsung menerima penolakan dari Aksa. Aksa menggelengkan kepalanya.
85.7K viewsOngoingAdded to Library 216 Times as arti hit me up
Read
+Library
CAT-CH ME!

CAT-CH ME!

Sungguh, jika Mas Mahen sebaik ini maka tidak heran jika dia diidolakan oleh banyak wanita. Keheningan di mobil tak berlangsung lama karena panggilan yang masuk ke ponselku. Melihat nama yang tertera disana, membuat aku memilih mengubah hp-ku ke mode getar dan mendiamkannya. Tidak mungkin aku mengangkat panggilan itu saat ini, karena aku sudah bisa menebak seperti apa pembicaraan aku dan si penelfon ini nanti. “Angkat aja, Nay. Siapa tau penting.”
103.0K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as arti hit me up
Read
+Library
Hurt You

Hurt You

Billy menatap Bima saat mengatakan dengan pandangan lurus ke depan, ponselnya berbunyi kembali di mana nama Tyas membuat hatinya tidak menentu. “Ada apa dia menghubungimu?” Billy mengangkat bahu “ingin aku datang ke apartemen hanya saja aku nggak bisa.” Bima mengeluarkan ponselnya membuat Billy terdiam dengan menatap pemandangan yang ada dihadapannya, tidak lama ponsel Bima diserahkan pada Billy membuatnya menatap apa yang ada di layar. “Siapa pria itu?” Billy mengangkat bahu “aku seperti mengenal pria itu kalau nggak salah pria yang kerja sama ibu.”
1010.4K viewsCompletedAdded to Library 363 Times as arti hit me up
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status