Selir Yang Terlupakan
"Kau akan tampak seperti bayangan indah dari mimpi, Nyonya. Jika kau memakai ini malam ini, kau tak sekadar akan diperhatikan—kau akan dikenang oleh siapa pun yang melihatmu."
"Kau terlalu berlebihan," ucapku sambil tersenyum. "Ayo bantu aku mengenakannya."
Mei Mei tertawa kecil, pipinya merona merah muda karena senang.
"Jika aku terlihat berlebihan, itu hanya karena mataku melihat kebenaran, Nyonya," jawabnya riang.