LOVE A FRIEND
teriak Citra.
Alvaro melangkahkan kakinya maju mendekati Livia. kini lutut mereka hampir-hampiran bersentuhan. Livia sudah tidak bisa memberikan jarak diantaranya, dia dibuat terpojok hingga sulit untuk bergerak. jarak yang dekat itu mungkin bisa membuat detak jantung diantara mereka saling terdengar. Alvaro kini terus menatap Livia yang sedari tadi menatapnya lurus, dia menaikan dagu Livia dengan satu sentuhan lembut oleh telunjuknya, membuat Livia memperhatikan Alvaro. Kini wajah mereka saling berhadapan, bertatap sendu, dan tersenyum manis. Menampilkan senyuman yang sangat indah pada satu sama lain, menikmati masa pemotretan ini dengan sangat gembira. Sebuah chemistry di antara mereka be
Hot Chapters