Gairah Panas Tuan Arion
Arion tersenyum lembut, menatap sang istri penuh cinta, “Terimakasih sayang, i love you.”
“I love you to sayang,”
Arion meraup bibir Emily dengan lembut dan semakin intens, pria itu menjatuhkan tubuhnya di atas sofa dan memeluk Emily, perlahan menurunkan resleting gaun yang di kenakan sang istri, “Sepertinya ini masih terlalu awal untuk istirahat,” bisiknya parau kepada Emily.
“Euhmm... Sayang...” Emily menutup matanya menikmati cumbuan sang suami yang semakin turun ke ceruk lehernya.