Noda Dalam Luka
Ayah segera berlari menuju ruang tamu, sambil membawa arit, yang berwarna putih tajam karena baru diasah dengan bertelanjang dada.
"Sudah bosan hidupkah kamu? Berani membentak putriku!" Ayah membentak Mas Rudi.
"Mau mati kamu ya!" Ayah kembali berteriak.
Ayah dengan emosi yang tidak terkendali, mengacungkan arit di tangannya tepat di muka hitam Mas Rudi. Mas Rudi sangat gemetar dan gugup, sehinga dia hanya diam terpaku. Menunggu arit di tangan ayah menebas leher hitamnya.