Tolong, Cintai Aku!
“Jangan bereaksi berlebihan. Ingatanku masih bagus, begitu juga tangan dan kakiku. Aku bisa pulang sendiri, tak perlu sampai dicari.”
“Kita ini keluarga, wajar kalau aku peduli sama Kakak,” balas Artemis, suaranya sedikit melembut. “Aku benar-benar berharap Kakak mau buka blokiran nomorku. Jadi, nanti kalau ada apa-apa, tinggal chat aku aja.”
Aku menatapnya sekilas sebelum berkata datar, “Nanti, kalau kau sudah tak terlihat menyebalkan lagi di mataku.”
ตอนยอดนิยม