Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tumbal Pengantin Wanita : Punya Suami Multimilyader yang Manja

Tumbal Pengantin Wanita : Punya Suami Multimilyader yang Manja

Ada apa dengan dunia ini sekarang, apakah sekarang sedang populer orang kelas atas berbaur dengan rakyat biasa? "Aku ... aku ..." Guru itu tiba-tiba menjadi gagap, "Aku adalah Guru Taman Kanak-kanak, Ray Hill, putra Presiden Hill ... ada sedikit masalah ... di sekolah.” "Baik, mohon tunggu sebentar." Kemudian, guru mendengar suara pintu ruang rapat dibuka dari ujung yang lain, pria itu membungkuk dan berbicara dengan sopan, "Pak Presiden ..."
9.41.7M viewsCompletedAdded to Library 63.1K Times as memoir seorang guru
Show Reviews (279)
Read
+Library
Sun Shine
"Percuma tampan tapi penyakitan! Dia juga bodoh dan miskin!" Begitulah orang-orang mencemoohnya. Dia adalah seorang pemuda bernama Green Williams. Bagaimana jika kamu memiliki suami seperti Green? Penyakitan, lamban dan selalu bergantung padamu. Mari ikuti kisahnya dalam judul :[Suami Tak Sempurna]
Imgnmln
Permisi kk yang baik hati^^ mohon maaf sebelumnya, izin promosi yaa. Sambil nunggu update, mampir juga ke Novelku... Sang Penguasa dan Tuan Muda Konglomerat>>Tokoh utamanya cool, keren, beda dari yang lain ga gampang ditindas lohh. Terima kasih^^
Read All Reviews
Bunga yang Layu Sebelum Ujung Jalan

Bunga yang Layu Sebelum Ujung Jalan

Rangkaian momen itu selalu membuat dia tidak bisa membendung ingatan akan masa lalu. Dulu, Yuga adalah sosok yang suka menyelundupkan memo kecil kepadanya saat jam pelajaran, mengecup keningnya dengan cepat ketika guru berbalik badan, secara spontan berjongkok untuk mengikatkan tali sepatunya yang lepas. Namun kini, pria itu mencurahkan seluruh kelembutan tersebut kepada orang lain. Pada jam belajar mandiri sore hari itu, aliran listrik di kelas mendadak padam hingga membuat ruangan jatuh ke dalam kegelapan total.
9.4K viewsCompletedAdded to Library 217 Times as memoir seorang guru
Read
+Library
Dinikahi Miliarder Buruk Rupa

Dinikahi Miliarder Buruk Rupa

Dengan ditemani oleh Hannah, rasanya luka-luka di tubuhnya perlahan membaik. Begitu Senin tiba, Grace kembali lagi ke kampus. Sepanjang siang, dia mengikuti kelas seperti biasa. Malam harinya, Grace baru mendapat bimbingan privat dari seorang guru. Guru itu masih sama, yaitu guru yang mengajarnya selama liburan musim dingin. Usianya 25 tahun, tetapi dia sudah menjadi profesor muda di sebuah universitas. Katanya, dia adalah seorang genius yang sejak kecil selalu lompat kelas hingga akhirnya lulus lebih cepat.
10159.8K viewsCompletedAdded to Library 5.3K Times as memoir seorang guru
Read
+Library
Selubung Memori

Selubung Memori

Namun, setelah beberapa lama tinggal bersama mereka, keinginan turun gunung itu juga meredup seiring semakin banyaknya buku yang kubaca dan juga keseruan bersama mereka. “Belajar sesuatu?” tanyaku, melihat buku. “Sejujurnya aku tipe yang sulit belajar,” gumamnya, muram. “Mudah terganggu?” “Profesor Merla guru yang baik, tapi—” “Oh.” Sekarang aku mengerti. “Tapi kau jenius, kok.” “Rasanya memalukan.” Tampaknya Reila sungguhan benci mengakuinya—atau kurasa malu—karena mulai menatap buku.
1019.3K viewsOngoingAdded to Library 442 Times as memoir seorang guru
Read
+Library
Rumah Atmaja

Rumah Atmaja

Hanya saja menurut mereka, lebih baik aku saja yang mendampingi, hitung-hitung sebagai latihan juga. Aku bisa memaklumi karena aku adalah guru yang paling muda dari semuanya. Kasihan juga mereka berdua. Pak Harjo sudah lumayan tua dan beberapa tahun lagi akan pensiun sedangkan Bu Sumi, anak bungsunya masih kecil. Jadi aku niatkan ikhlas karena Allah. “Res, kok’ nama guru yang gantiin Pak Tono enggak ada di naskah ini ya?” tanyaku penasaran.
1019.8K viewsCompletedAdded to Library 494 Times as memoir seorang guru
Read
+Library
Ketika Keponakan Suamiku yang Sok Kaya Tinggal Di Rumah Kami

Ketika Keponakan Suamiku yang Sok Kaya Tinggal Di Rumah Kami

Tiba di sana sudah masuk jam istirahat, dengan gegas kuseret langkahku ke ruang guru. "Ini Aira, ya?" tanya Pak Bandrio guru ekonomiku dulu di kelas 11. Aku menyalaminya dengan penuh rasa hormat. "Kok masih ingat saya, Pak?" tanyaku dengan bangga. "Ya pasti Bapak ingat kamu. Sekretaris Bapak yang paling pandai kamu itu," pujinya padaku. Aku merasa tersanjung dibuatnya. "Terima kasih banyak, Pak. Berkat didikan Bapak, kini saya bisa seperti ini."
105.8K viewsOngoingAdded to Library 127 Times as memoir seorang guru
Read
+Library
Rahasia Memalukan Bersama Ayah Muridku

Rahasia Memalukan Bersama Ayah Muridku

Aku menggigit bibir bawahku kuat-kuat, sementara kuku-kukuku mencengkeram telapak tangan demi memicu rasa sakit yang kuharap bisa mengembalikan akal sehatku. Aku ini seorang guru, sosok malaikat yang polos dan lembut di mata anak-anak. Aku tak boleh… tak boleh dilecehkan seorang pria di sini…. Tepat saat aku berusaha keras untuk berontak, tiba-tiba tangan itu mengerahkan tenaga. Kelima jarinya terbuka lebar, meremas dan menangkup seluruh bagian bokong kananku yang montok, kemudian mulai memijatnya dengan tekanan yang pas.
2.4K viewsCompletedAdded to Library 65 Times as memoir seorang guru
Read
+Library
Setelah Satu Malam dengan Dosenku

Setelah Satu Malam dengan Dosenku

Jantungnya berhenti berdetak. Karena saat pria itu menatap ke arah kelas… dan mata mereka bertemu… Alea tahu. Dialah pria itu. Pria yang memeluknya malam itu. Pria yang ia minta untuk membuatnya lupa. Dan kini pria itu adalah— Dosennya.
712 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as memoir seorang guru
Read
+Library
The Line Between Us

The Line Between Us

Bukan karena lawakannya yang memang garing, tetapi karena Mia masih tak percaya bahwa laki-laki itu adalah gurunya sendiri. "Oke, bagus masih ada yang ketawa," celetuknya sembari tertawa kecil. Kemudian pria yang berikutnya akan dipanggil sebagai Mr. Sani, mengambil buku besar tipis bertuliskan buku absensi siswa.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 128 Times as memoir seorang guru
Read
+Library
Humming of Death

Humming of Death

Piero hanya menghela nafas sambil melihat ke arah pintu masuk. Guru yang masuk ternyata bukan orang asing. Sosok setengah baya dengan kacamata tebal itu pernah mengajar Piero sebelum kejadian kelam itu terjadi. Dan dari tatapan matanya, jelas, guru itu belum bisa melupakan masa lalu Piero. "Selamat pagi," suara guru itu berat dan dingin. "Saya harap tahun ini berjalan tanpa masalah besar. Belajar yang tenang, anak-anak. Jangan sampai... ada yang harus menghilangkan nyawa orang lain."
1.9K viewsCompletedAdded to Library 45 Times as memoir seorang guru
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status