SAHAM 50 PERSEN
"Aku ingin bertemu mereka. Aku ingin minta maaf karena tidak bisa melindungi mereka saat itu. Aku ibu yang gagal, Yan..."
Hati Bryan mencelos mendengar pengakuan itu. Ia tahu betapa Nadia menyayangi si kembar layaknya darah dagingnya sendiri. Ia masih ingat bagaimana Nadia sering mengelus perutnya yang dulu buncit, berbicara pada Faraz dan Fatih dengan suara riang, sering berujar, "Kalau kalian sudah besar, jangan lupakan Ibu, ya..."
"Dia, makam Twins berada di Malang," ujar Bryan pelan. "Tunggu kamu pulih dulu, Sayang. Baru kita ke sana, ya?"
الفصول الرائجة