Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dikejar Mantan Suami CEO-ku

Dikejar Mantan Suami CEO-ku

“Serius, mama akan mengurungnya di sebuah rumah lalu mendatangkan psikiater untuknya?” “Iya, saat ini Arga masih meraung dan menjerit memanggil-manggil namamu. Sepertinya, Arga memang mengalami gangguan psikologis, yaitu terlalu berambisi ingin memiliki kamu. Bukankah terlalu ingin memiliki sesuatu alias obsesi itu merupakan suatu penyakit?”
108.8K viewsOngoingAdded to Library 203 Times as arti obsesif
Read
+Library
Nasi Bungkus untuk Laila

Nasi Bungkus untuk Laila

Laila sebal sekali pada bosnya yang satu ini. “Suka-suka saya, dong! Hak kamu apa, mengatur saya?” “Bukan maksud saya ….” Laila menggantung ucapannya. “Apa?” "Sa-saya menduga, kalau Anda … mungkin menderita O-C-D Obsesif Komfulsif Disorder," kata Laila melafalkan singkatan dalam bahasa Inggris dengan fasih. "Sotoy kamu!" Arsen merasa Laila bukanlah gadis biasa, ia sepertinya gadis yang cukup cerdas.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as arti obsesif
Read
+Library
Obsession Love Disorder

Obsession Love Disorder

Mommy menuntunku kedalam mobil, dan kami terdiam sejenak. “Honey...It's too late to do my responsibilities as your Mommy. But let's, let Mommy just want you to go to Indonesia, only that way we can live as a normal family. There is a lot of love waiting for you in Indonesia. Mama will catch up with you soon, let's start all over again. (“Sangat terlambat untuk melakukan tanggung jawabku sebagai ibumu. Tapi izinkan kali ini, mommy hanya ingin kamu berangkat ke Indonesia, hanya dengan cara itu kita bisa hidup sebagai keluarga normal. Ada banyak cinta yang menunggumu di Indonesia. Mommy akan segera menyusulmu, kita mulai lagi dari awal.”)
102.1K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as arti obsesif
Read
+Library
Terjebak Menjadi Istri Sang Bos

Terjebak Menjadi Istri Sang Bos

Obsesi untuk membalas dendam dan melindungi Aruna tampaknya menjadi satu-satunya hal yang menahan jiwanya tetap berada di dalam raga yang mulai rusak itu. Aruna menyadari bahwa pria di hadapannya bukan lagi Leonardi yang dulu ia kenal sebagai penguasa yang tenang. Pria ini adalah manifestasi dari keputusasaan dan obsesi yang terbakar oleh kimia. Keheningan kembali menyelimuti kamar, hanya menyisakan suara uap air dari kamar mandi yang masih tersisa dan detak jam yang seolah menghitung sisa umur Leonardi.
105.0K viewsCompletedAdded to Library 145 Times as arti obsesif
Read
+Library
Jatuh Dalam Pesona Mafia Kejam

Jatuh Dalam Pesona Mafia Kejam

Suara dentumannya menggema panjang di ruangan sempit itu, membuat bahu Aru refleks menegang. “Reyhan… lepaskan aku… sakit…” Cengkeraman pria itu di pergelangan tangannya semakin keras. Jemari Reyhan dingin, tetapi napasnya panas dan berantakan, bercampur aroma alkohol yang menyengat. “Kau terlalu banyak memberontak sekarang,” ucap Reyhan pelan sambil menoleh ke arah Aru. Sorot matanya merah, bukan karena mabuk semata, tetapi karena sesuatu yang jauh lebih buruk… obsesi yang mulai kehilangan kendali.
107.1K viewsOngoingAdded to Library 149 Times as arti obsesif
Read
+Library
Jangan Baca Novel Ini!

Jangan Baca Novel Ini!

Aku memprotes ucapannya dengan suara bergetar karena bayangan yang dia deskripsikan terlalu nyata dan mengerikan untuk dibayangkan. "Tulis saja apa yang saya katakan dan jangan banyak protes kalau kamu mau selamat malam ini. Pembaca kamu perlu tahu bahwa obsesi itu dekat sekali dengan kekerasan jika tidak dikendalikan dengan benar." Argan menurunkan salah satu tangannya yang tadi bertumpu di sandaran sofa menuju area pinggangku. Jari-jarinya yang panjang mulai merayap masuk ke balik ujung kemejaku yang sedikit tersingkap karena posisiku yang setengah berbaring. Kulit jemarinya yang hangat bersentuhan langsung dengan kulit perutku dan membuat konsentrasiku buyar seketika.
825.6K viewsOngoingAdded to Library 970 Times as arti obsesif
Read
+Library
Sentuhan Pembantu Seksi Sang Tuan

Sentuhan Pembantu Seksi Sang Tuan

Cukup dengan menanamkan keraguan, Arka akan menghancurkan ketenangannya sendiri. Arka mengambil handuk, lalu masuk ke kamar mandi. Dia menggosok tubuhnya dengan sabun kuat-kuat, berusaha menghilangkan jejak sentuhan hantu itu. Namun, semakin dia menggosok, semakin dia sadar: Paranoia ini adalah bentuk lain dari obsesi. Dia takut bukan karena dia membenci Bella, tapi karena dia tahu betapa mudahnya dia jatuh jika Bella menggoda lagi.
14.5K viewsCompletedAdded to Library 450 Times as arti obsesif
Read
+Library
My Bad Doctor

My Bad Doctor

"Aurora tidak akan bisa melakukan hal-hal aneh." "Siapa yang tahu?" Sayangnya, Ardy tidak sependapat. "Perempuan kalau sudah terobsesi pada sesuatu, mereka benar-benar bisa melakukan segala hal." Jovi menggeram. Padahal dia sudah berusaha berpikiran positif, tapi lelaki di sebelahnya itu malah menanamkan hal negatif dalam pikirannya. Sekarang Jovi malah memikirkan banyak hal buruk.
103.9K viewsCompletedAdded to Library 102 Times as arti obsesif
Read
+Library
My Pain Killer

My Pain Killer

"Sekarang udah nggak gitu lagi, tapi gue masih nggak suka jika barang-barang gue berantakan." Aku hanya tertegun mendengar cerita Ares. Tak mampu berkata apa-apa. Aku pernah membaca bahwa penderita OCD (Obsessive Compulsive Disorder) akan melakukan suatu hal berulang-ulang untuk menghilangkan kecemasan yang mereka rasakan. Mereka akan merasakan kecemasan berlebihan jika ada sesuatu yang tidak berada pada tempatnya. Gangguan itu bisa menjadi gangguan kejiwaan parah jika tidak cepat ditangani. "Tenang, gue nggak sakit jiwa, kok." Sebuah senyum getir menghias bibirnya. Baru kali itu aku melihat Ares terlihat sedih.
1013.4K viewsCompletedAdded to Library 523 Times as arti obsesif
Read
+Library
Hatiku direbut Berondong

Hatiku direbut Berondong

Suasana ruangan mendadak hening, hanya terdengar detak jarum jam di dinding. Aku menggenggam tanganku sendiri erat-erat, gemetar. Sekarang semua potongan puzzle itu masuk akal. Alasannya tiba-tiba memutuskan hubungan, alasan ia kembali dengan kegilaan yang lebih besar, dan obsesinya yang malah menghancurkan hidupku. Arga menatap Dimas dengan tatapan tajam. “Jadi, Dok, apa yang harus kami lakukan sekarang? Kalau obsesi Rian memang sebesar itu, dia bisa jadi ancaman serius.”
10969 viewsOngoingAdded to Library 33 Times as arti obsesif
Read
+Library
PREV
123456
...
10

Frequently Asked Questions

Obsesi dalam konteks kreativitas sering kali mendapat label sebagai 'monomania,' dan aku benar-benar mengerti mengapa. Ketika kita berbicara tentang seseorang yang memiliki obsesi terhadap seni, itu bukan hanya tentang ketertarikan biasa. Itu adalah dorongan yang menggelora, yang membuat seseorang terjebak dalam pikiran mereka sendiri, memburu ide-ide dengan semangat yang tidak pernah padam. Contoh paling jelas mungkin adalah para seniman yang menghabiskan berjam-jam, bahkan berhari-hari, hanya untuk menyempurnakan satu kanvas. Bagi mereka, proses mengolah ide—mulai dari sketsa sampai karya final—adalah perjalanan yang потрібно dilalui seutuhnya, meskipun mereka terkadang terjebak di dalamnya dan tersesat dalam banyak detail.

Mengalami obsesi dapat menjadi pedang bermata dua, karena di satu sisi, hal itu bisa mendorong kita untuk menciptakan karya luar biasa yang menyentuh hati orang lain. Bayangkan seorang penulis yang terjebak dalam alur cerita yang ia yakini bisa mengubah dunia, walau terkadang hubungan sosialnya terpengaruh. Namun di sisi lain, itu membuat kita rentan; saat ide tidak sepenuhnya berhasil, bisa muncul rasa frustrasi yang mendalam. Dalam banyak hal, obsesi inilah yang membuat hasil akhir dari kreativitas begitu menggugah, karena semuanya ditujukan dari sudut pandang yang sangat terfokus dan mendalam.

Pada titik ini, aku merasa bahwa obsesi bukan sekadar 'terjebak dalam cinta' pada seni, melainkan juga bentuk pencarian identitas. Setiap goresan, setiap kata, adalah cerminan dari jiwa kita. Dalam perjalanan ini, obsesi bisa menjadi teman setia, memandu kita dalam menelusuri jalan yang penuh liku-liku.

Melihat contoh kehidupan nyata, seperti Van Gogh, yang menderita akibat obsesi terhadap seni, sangat menginspirasi sekaligus menyedihkan. Karya-karyanya, tampaknya lahir dari pergulatan batin yang dalam. Jadi, aku rasa, ketika kita bicara tentang obsesi dalam seni, kita tidak hanya berbicara tentang hasil karya, tetapi juga tentang manusia di baliknya—bagaimana sering kali proses itu bisa mendefinisikan kita.

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status