Aroma Manis
Sesuai keinginan sang mate, Aralt menemani Emely menuju tempat pelatihan, ketika sampai, tampak jelas wajah wanitanya begitu semangat menonton para pasukannya yang sedang memainkan senjata.
"Kenapa mereka tampan-tampan, Aralt? Ish, aku kesal dengan mereka yang suka tebar pesona dengan otot-otot itu. Namun, aku menyukainya," ujar Emely, terpesona dengan gerakan-gerakan yang mempertontonkan otot tersebut agar semakin menggoda. Aralt terkekeh kecil, mate-nya pemuja otot pria ternyata, tapi ia tidak akan marah karena dia tahu bahwa Emely menjadikannya sebagai hiburan semata.
Bukan hanya Emely dan Aralt yang menonton, para omega pun juga ikut serta karena pekerjaan mereka telah selesai semuanya d
Sikat na Kabanata