Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Turn Back Time

Turn Back Time

kata Tristan. “Aku capek ....” “Ssst ... sudah minum dulu, tarik napas dalam-dalam, Irina.” Beberapa menit setelah Irina sudah mulai tenang, ponsel Tristan berdering tanda adanya sebuah panggilan masuk. Awalnya Tristan tak ingin mengangkatnya karena sudah terlalu larut malam untuk mengobrol via telepon namun, karena ia merasa penasaran juga ia menghampiri ponselnya yang diletakkan di meja santai.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as arti remind me later
Read
+Library
Terjerat Skandal dengan Bosku

Terjerat Skandal dengan Bosku

ujar Rian, kemudian pergi dengan tangannya yang melambai ke arah Arumi. Arumi hanya membalas lambaian tangan Rian. Sikap ramah dan murah senyum Arumi membuatnya disukai oleh banyak orang, termasuk karyawan tempat ia bekerja. “Oh iya, aku tadi belum mengecek ponselku.” Arumi baru teringat dengan ponselnya yang masih mati. Dia menghidupkan kembali ponselnya sambil bersenandung melihat ke sekeliling kafe yang mulai ramai oleh pengunjung karena saat itu sudah jam 5 sore.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as arti remind me later
Read
+Library
Terjebak Sandiwara Bos Besar

Terjebak Sandiwara Bos Besar

“Lisa?” “Oh sebentar, sebelum itu, kenapa kamu sampai lupa Alen minggu depan mulai masuk playgroup?” Pupil mata Ardan membesar. Ia melihat ke arah pintu kamar dengan ekspresi cemas. “Ah iya… minggu depan Alen masuk playgroup.” “Aku dan Alen tadi sudah membeli semua barang yang dibutuhkan.” Ardan mengangguk dengan ekspresi lega. Ia memijat dahinya pelan karena akhir-akhir ini sering tidak fokus melakukan semua hal dan bahkan sering melupakan hal penting.
104.1K viewsOngoingAdded to Library 165 Times as arti remind me later
Read
+Library
ARINDA

ARINDA

Lalu membuka matanya kembali dengan rasa sesak di dadanya. Arinda berjalan terlebih dahulu ke arah ruangan ibunya, kembali berdiri di depan pintu rawat--menatap ibunya yang masih belum membuka matanya. "Ma, Arinda pergi dulu ya. Arinda janji akan secepatnya kembali," ujarnya lalu melangkah menjauh dari sana. Sampai di halaman rumah sakit, Arinda dengan segera berjalan ke arah sebuah mobil lexus berwarna putih dimana di sana terlihat sosok lelaki yang tadi mengatakan menjemputnya berdiri di sisi mobil itu, melambai kepadanya. "Sudah, Non?" Robin hanya berbasa-basi. Saat wanita di hadapannya mengangguk, dia ikut mengangguk dan membukakan pintu penumpang untuk wanita itu.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as arti remind me later
Read
+Library
Simpanan Ayah Angkat

Simpanan Ayah Angkat

"Kamu kenapa, Arumi? Masih belum ingat sama aku?" Arumi mengangguk perlahan. "Maaf ...." "Nggak apa-apa," sahut Rain, sembari mengelus pipi Arumi. "Nggak apa-apa untuk saat ini kamu belum ingat masa lalu, tapi aku yakin, suatu saat nanti kamu pasti inget semua." "Kamu benar, seiring berjalannya waktu, aku pasti inget masa lalu. Buktinya, hari ini aku mengingat tentang ...."
1065.0K viewsCompletedAdded to Library 2.6K Times as arti remind me later
Read
+Library
Alice

Alice

"Kalau dia bener Bang Vito, ada hubungan apa sama Auri?" *** 0856548XXXX: Welcome my game. Dahi Dirga berkerut ketika membaca pesan yang dikirimkan oleh nomor yang tidak dia kenal, dia membaca berulang kali berusaha mencerna arti dari pesan tersebut. Dirga mengalihkan pandangannya kedepan, dengan otak yang terus berfikir. Siapa yang mengirim? Itu yang sedang bertanya-tanya di otak Dirga.
105.9K viewsOn holdAdded to Library 201 Times as arti remind me later
Read
+Library
ARI SIHOMBING

ARI SIHOMBING

Pada saat akan memutarkan musiknya tiba-tiba handphone nya langsung berbunyi menandakan ada yang telpon masuk. "Halo Ari." Ucap yang di sebrang "Iya halo." Jawab Ari. "Ini aku Adi. Masih ingatkan?" Jawabnya. "Oh iya Adi aku masih ingat lah masa si lupa." Ari berbicara sambil terkekeh. "Hahaha aku kira sudah lupa walaupun belum 1 bulan." "Ya nggak akan lupa dong.. kan kamu sahabatnya aku, masa si aku lupa."
104.2K viewsOngoingAdded to Library 112 Times as arti remind me later
Read
+Library
Dikhianati Diranjang Pernikahan

Dikhianati Diranjang Pernikahan

Semuanya terasa berjalan begitu cepat, seolah semesta ikut mendorongnya untuk segera pergi. Rania duduk di kursi ruang tunggu, menata tas kecil di pangkuannya, lalu meraih ponsel dari dalam tas. Sebelum benar-benar lepas dari dunia yang selama ini membebaninya, ada satu hal yang ingin ia pastikan. Jarinya mengetik pesan singkat untuk Ardi. (Di, aku akan pergi beberapa hari. Tolong urus perusahaan sementara aku tidak ada. Kalau ada hal penting, kita bahas setelah aku kembali. Terima kasih.)
101.2K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as arti remind me later
Read
+Library
Ternyata Suamiku Bukan Pria Biasa

Ternyata Suamiku Bukan Pria Biasa

Pria itu memegangi kepalanya dan menoleh ke sisi untuk mendapatkan jawaban. “Shit!” Setelah mengumpat kecil, ia bangun dan menyingkap selimut. Waktu telah menunjukkan pukul satu siang hari, Arion terlambat untuk satu meeting penting di San Francisco. Pria itu mengecek ponselnya dan terdapat panggilan tak terjawab dan juga pesan dari Garvin. Meeting yang sempat tertunda beberapa waktu, karena Arion disibukkan dengan hal lain.
1098.5K viewsCompletedAdded to Library 3.5K Times as arti remind me later
Show Reviews (59)
Read
+Library
Pati Toba
Bagi yg baru berkunjung ke beranda cerita ini dan berniat utk mulai membaca bab 1 nya, kalian berada di jalur yg tepat. Pokoke dijamin gak bakal nyesal deh. Romantisnya dapet, actionnya dapet (serasa nonton film beneran), komedinya jg ada. Pokoknya author sgt pintar mengolah jln ceritanya.
reefisme
Dear ReeFellows!! Author sudah luncurkan buku baru ya... Silakan klik profil Author, atau lakukan pencarian dengan judul "DIBALIK KEMUDI SANG PEMEGANG KENDALI". Hope you will enjoy it as much. Happy reading!! 17.02.25
Read All Reviews
Remember When

Remember When

“Khusus untukmu buku ini pengembaliannya aku perpanjang. Awas saja kalau sampai nggak bisa dapat nilai A.” Olivia tersenyum sembari mengangguk serta menenteng buku tersebut dalam pelukannya. Ponsel Olivia kembali berdering. Kali ini nama ‘Lussi’ yang menghiasi layar ponselnya. “Iya, Lu—” Terdengar suara celotehan Lussi di seberang, protes karena Olivia terlambat dari waktu janjian mereka. “Iya, maaf. Aku langsung ke rumahmu kalau gitu ya! Ok, bye!”
1015.8K viewsCompletedAdded to Library 505 Times as arti remind me later
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status