Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Second Lead

Second Lead

Arion membuat pengingat di ponselnya tanggal 26. "Untuk apa?” Thalita melirik layar ponsel Arion. "Untuk mengingakan PMR-mu selesai.” ** Thalita mengemas hanger yang kosong ke dalam box. Dia mencoba menghindar dari Fara. Bukan apa-apa dia semakin tidak enak dengan kawan sekerjanya. "Ehh..Lit ..Lit!" panggil Fara. Thalita menghembuskan nafasnya mencoba tersenyum.
108.7K viewsCompletedAdded to Library 312 Times as arti remind me later
Read
+Library
Terpaksa Jadi Karakter Utama

Terpaksa Jadi Karakter Utama

[[ Hadiah: Tergantung Performa ]] [[ Gagal: Kepunahan Manusia ]] [[ Kemajuan Misi Kecil: 2/5 ]] [[ Status: Gelombang berikutnya akan muncul pada jam 12 malam ]] Melihat informasi di Misi yang menunjukkan tentang serangan berikutnya yang akan datang malam ini, Artin buru-buru berdiri menyisir ruangan mencoba mencari jam di dinding. Laila memungut sesuatu di atas meja, sebuah kotak yang terlihat seperti kotak ponsel, lalu melemparkannya ke arah Artin. Artin merespon dengan cepat dan menangkap objek tersebut. "Ini ponsel baru. Lebih aman, dan belum terdaftar di militer, jadi kita tidak perlu khawatir aktivitas kita dipantau." Artin kembali duduk dan mengecek jam di ponselnya, sudah jam dua sian
9.823.2K viewsOngoingAdded to Library 811 Times as arti remind me later
Show Reviews (44)
Read
+Library
Fitria Sulaeman
pas awalan baca bab pertama, aku masih bingung dengan alurnya, tapi setelah terus baca dan baca lagi, baru aku ngeh dengan ceritanya, dan waaaaaaaw, ceritamu ini sangat menarik sekali Thor, aku jadi candu buka bab nya, pengen lagi dan lagi, kalau gak inget ini udah malam. wkwk. Semangat terus Thor.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Mertuaku Racun Rumah Tanggaku

Mertuaku Racun Rumah Tanggaku

Arumi berterimakasih pada Nyonya Tiara dan kembali melanjutkan acara makan malamnya. Sebuah notifikasi pesan masuk di gawai Arumi membuatnya terjaga. Arumi baru saja terlelap. Sepertinya ia sangat kelelahan karena mengerjakan semua pekerjaan rumah di rumah Bu Hilda. Arumi menatap jam dinding yang terpajang di dinding kamarnya sudah menunjukkan jam empat sore. Sudah waktunya ia menjemput Dinda. Namun sebelum itu, Arumi meraih handphone jadulnya di atas nakas dan mulai membuka pesan dari nomor yang tak dikenal itu.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as arti remind me later
Read
+Library
Ketika Luka Menyapa

Ketika Luka Menyapa

Setelah menunggu selama satu jam, akhirnya Arumi sadar, air matanya kembali mengalir mengingat kejadian sebelum ia tak sadarkan diri. Arumi segera menghapus air matanya dan tersenyum kepada orang orang yang sedang menunggu dia sadar. Arumi tak ingin membuat mereka kecewa, ia ingin membuktikan bahwa dirinya baik baik saja. "sayang, kamu mau minum? atau mau makan?" tanya Tante Rita kepada Arumi.
1066.2K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as arti remind me later
Read
+Library
MINDREADERS: Kisah Sang Wanita Pembaca Pikiran

MINDREADERS: Kisah Sang Wanita Pembaca Pikiran

Armando : "Anna, kamu ada waktu besok? Aku mau ngajakin kamu ke tempat pelelangan itu." Aku : "Maaf Armando, besok aku ada acara. Mungkin lusa?" Armando : "Okay. Jadi besok kita ngga bisa ketemu ya?" Aku : "Mungkin ngga Armando." Armando : " Baiklah, sampai jumpa! Aku akan jemput kamu jam 7 malam ya. Clubnya malam hari baru buka." Aku : "Okay, Thank you banget ya Armando."
108.6K viewsOngoingAdded to Library 318 Times as arti remind me later
Read
+Library
Nafkah Untuk Keluarga Suamiku

Nafkah Untuk Keluarga Suamiku

Arini sudah meletakan hpnya di atas nakas untuk melihat drama series dengan jumlah episode yang pendek. Drttt.. Nada dering hpnya yang menandakan pesan masuk mengalihkan perhatian Arini dari layar hp. Nama Anita dengan jelas terpampang disana. Ia juga bisa melihat jarum jam yang sudah menunjukkan pukul dua puluh lewat empat puluh lima menit atau jam sembilan kurang lima belas menit malam. [Aku sudah siap nih Rin. Aku video call sekarang ya.] Dengan cepat Arini mengetikan pesan balasan untuk anita.
1034.1K viewsCompletedAdded to Library 987 Times as arti remind me later
Read
+Library
Kuberikan Suamiku Pada Sahabatnya

Kuberikan Suamiku Pada Sahabatnya

"Ah, itulah mas. Mas Ardi itu terlalu ngurusin hidup orang sampai kegiatan istrinya pun lupa padahal aku pernah mengirim pesan izin untuk menerima pesanan gambar denah sebuah cafe pas aku hampir seharian di rumah Laras." Mata Ardi berputar, ia coba mengingat tapi tak kunjung dapat hal itu. Ya jelas saja, Riri memang tidak sedang melakukan apapun, Riri tahu alasan yang disebutkannya itu tak akan membuat semua kacau, karena dia hafal betul sifat pelupa Ardi.
9.4162.5K viewsCompletedAdded to Library 3.6K Times as arti remind me later
Read
+Library
Priaku di Kursi Roda

Priaku di Kursi Roda

Jelas aku kaget, kenapa ponselku bisa terbawa seperti ini. Segera aku mengambilnya dan berniat untuk mematikan ponsel tadi, tetapi aku melihat dua pesan dari Ardi. Pesan itu terkirim sepuluh jam yang lalu. Karena penasaran aku membuka dan membacanya. "Pagi cantik."
102.9K viewsOngoingAdded to Library 112 Times as arti remind me later
Read
+Library
Hold off

Hold off

Ucap Mia langsung masuk yang tak lama kembali keluar "Asahi sedang mandi tunggu sebentar, Mas Yama." "Iya, mbak Mia. Santai saja." Jawab Yama duduk saat Mia mempersilahkannya duduk karena tidak bisa menemi karena ada pembeli. Sambil menunggu Asahi, Yama mengeluarkan ponsel. Jujur saat memegang ponsel jantung Yama berdetak dua kali lebih cepat karena dapat di pastikan saat ponselnya tersambung internet akan banyak notofikasi yang masuk.
4.1K viewsOngoingAdded to Library 109 Times as arti remind me later
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status