Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kuberikan Suamiku Pada Sahabatnya

Kuberikan Suamiku Pada Sahabatnya

"Ah, itulah mas. Mas Ardi itu terlalu ngurusin hidup orang sampai kegiatan istrinya pun lupa padahal aku pernah mengirim pesan izin untuk menerima pesanan gambar denah sebuah cafe pas aku hampir seharian di rumah Laras." Mata Ardi berputar, ia coba mengingat tapi tak kunjung dapat hal itu. Ya jelas saja, Riri memang tidak sedang melakukan apapun, Riri tahu alasan yang disebutkannya itu tak akan membuat semua kacau, karena dia hafal betul sifat pelupa Ardi.
9.4164.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai arti remind me later
Baca
+Pustaka
Pria Culun Itu Suamiku

Pria Culun Itu Suamiku

kilah Adam sambil memasang wajah polos bin culun. ​"Alarm? Jam sepuluh pagi begini? Dan suaranya kenapa begitu ... formal?" Areta bertanya, masih tidak percaya. ​Adam nyengir lebar, menggaruk kepalanya yang tidak gatal. "Iya, ini alarm khusus. Namanya 'Alarm Motivasi Sukses'. Aku setel jam segini untuk mengingatkanku kalau aku harus minum vitamin dan ... eh, berdoa supaya butikmu makin laris. Suaranya memang sengaja aku pilih yang mirip kantor pusat supaya aku ketularan aura orang kaya."
1.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai arti remind me later
Baca
+Pustaka
Teman Istriku,Kekasihku

Teman Istriku,Kekasihku

Hari itu, kantor terasa lebih berat dari biasanya bagi Ardi. Bukan karena pekerjaan menumpuk, melainkan karena janji yang ia buat semalam. Pesan singkat pada ponselnya masih tersimpan: “Besok kita bicara. Di luar kantor.”
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai arti remind me later
Baca
+Pustaka
Suamiku Bukan yang Kukira

Suamiku Bukan yang Kukira

Bunga itu manis, padahal namanya kini menjadi kata yang tidak ingin kudengar. Aku mengambil ponsel, berniat mengirim pesan ke Bu Rini untuk mengatur jadwal les sore. Saat itulah ponsel bergetar. Nomor tanpa nama. Hanya satu pesan yang masuk, pendek, tanpa salam, tanpa tanda baca tambahan. Seperti palu yang menimpa batu rapuh. Jangan percaya Arga.
821 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai arti remind me later
Baca
+Pustaka
Ditalak Di Pelaminan

Ditalak Di Pelaminan

Selamat membaca❤️ °° “Selamat siang, Pak. Saya hanya ingin mengingatkan Bapak kembali perihal jadwal meeting Bapak siang ini dengan Pak Ryanto Wijaya. Meeting akan dimulai dalam waktu 30 menit lagi ya, Pak. Jadi, apakah ada hal lain yang sekiranya Bapak butuhkan selain berkas yang sudah Bapak pinta kemarin?” Sialnya, Arka baru ingat itu — janji temunya dengan seorang leader dari salah satu divisi yang ada di perusahaannya.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai arti remind me later
Baca
+Pustaka
Masih Ada Waktu

Masih Ada Waktu

"Oh, jadi lo yang ngasih tau Ari?" "Iya, gue minta tolong dia buat kasih tau lo." "Kenapa gak langsung?" "Susah banget ketemu sama lo. Sibuk, ya?" "Banget. Luangnya pas larut malem doang." "Jangan capek-capek, El. Nanti lo sakit." "Kebiasaan. Lo selalu mengutamakan orang lain daripada diri lo sendiri. "Hehe. Saling mengingatkan aja, El."
107.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai arti remind me later
Baca
+Pustaka
Pembalasan Menantu Terkuat

Pembalasan Menantu Terkuat

ujar Bara. “Santai aja pak, anggap saja bapak tidak tahu sesuatu,” saran Ferdi. “Kalau tidak bisa?” “Atau bisa minta kebenaran dari beliau, Pak,” ujar Ferdi. Kriiiiing. Kriiing,. Ponsel Bara berdering dari Ari, saat Bara melihat jam ternyata sudah pukul dua siang waktu yang dia minta untuk melakukan meeting. “Iya, Ri,” jawab Bara.
1017.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 358 kali sebagai arti remind me later
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status