Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tolong, Cintai Aku!

Tolong, Cintai Aku!

Artemis menggigit bibirnya, lalu dengan suara pelan berkata, “Kak Thena, kumohon. Aku dan Kak Atlan dalam hubungan serius. Sebentar lagi dia akan mengenalkanku pada orang tuanya. Apa pun yang Kakak pikirkan, tolong jangan sampai Kakak utarakan. Itu bisa berakibat fatal.” Aku menoleh padanya. “Oh, ya? Memangnya apa yang kupikirkan?” Artemis terdiam. Tatapannya menghindar, enggan mengatakannya secara langsung. “Meski belum dapat lampu hijau dari papamu, kita semua tahu Atlantis dekatnya dengan Artemis. Hubungan mereka baik-baik saja sampai detik ini. Jangan sampai kamu jadi egois hanya demi memenuhi keinginan pribadi. Sebagai orang tua, kami nggak pernah mengajarimu merebut sesuatu yang bukan
101.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 54 Beses bilang arti tomorrow
Read
+Library
Secret Of The Girls: Bab Yoona (Menyegel Kekuatan Suci)

Secret Of The Girls: Bab Yoona (Menyegel Kekuatan Suci)

Gadis itu segera berlari kecil menghampiri Suzy saat melihatnya. "Aku punya kabar baik dan buruk." Yoona, Liza, dan Bella yang baru datang langsung penasaran dengan ucapan Luna barusan. "Wah... aku ingin dengar kabar buruk dulu." ucap Liza mendekat. "Artur besok sudah harus kembali ke kota untuk bekerja." ucap Luna terlihat murung. "Eh, sayang sekali. Lalu kabar baiknya?" Tanya Yoona. Luna menunjukkan cincin di jari manisnya.
104.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 124 Beses bilang arti tomorrow
Read
+Library
2'20

2'20

Arta memegang tasnya sambil menghela napas pelan melihat punggung keempat orang itu yang mulai menjauh darinya, matanya lalu mengarah ke sekitar, tangannya tanpa sadar menarik turun topeng yang menempel di kepalanya dan membuat topeng tersebut menutupi seluruh wajahnya. Dia menatap ke langit malam di atasnya, dia tahu ini seharusnya sudah terik, seharusnya matahari yang muncul, namun bulan sepertinya telah menguasai kota ini, membuatnya seakan-akan menjadi sosok yang sedang mengendalikan suasana di kota ini. “Kau masih ingin disana?!” teriak Jane dari seberang jalan, membuat Arta kembali menoleh ke arah mereka, menyadari bahwa keempat kawannya itu sudah ada di depan gerbang masuk kampus ters
1012.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 416 Beses bilang arti tomorrow
Read
+Library
AURORA

AURORA

Berjalan seorang diri di tengah-tengah hutan dan menemukan pria bermata ungu itu sedang memandangi langit yang dihiasi oleh tarian Aurora berwarna senada dengan mata Aquilla. Aku mendekat ada Aquilla ketika berhasil menemukannya sedang berdiri mematung di tepi bukit, memandang ke atas langit yang bertabur bintang dan juga sebuah Aurora ungu sedang menari-nari di atas sana. Tariannya memanjakan mata, mengundang decak kagum dari orang-orang yang menyaksikannya jika di sini ramai dipenuhi oleh sekumpulan manusia.
106.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 188 Beses bilang arti tomorrow
Read
+Library
Penghangat Ranjang Tuan CEO

Penghangat Ranjang Tuan CEO

"Anda terlalu menyanjungku, Tuan." "No! Aku tidak sedang menyanjungmu. Aku ini Arthur Jadden. Orang-orang juga tahu kalau aku selalu berbicara apa adanya. Aku senang melihat seorang wanita yang cantik, cerdas dan sederhana sepertimu. Sepertinya aku akan betah bekerja sama dengan Anderson Company," ucap Arthur, memberikan senyum terbaiknya pada Athalia. Senyuman itu sangat manis, tetapi Athalia meringis menundukan kepalanya. Sebab ia tahu kalau di sampingnya, ada lelaki lain yang tidak suka melihat cara Arthur memperlakukannya.
7.837.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 744 Beses bilang arti tomorrow
Read
+Library
Pewaris Kekuatan Alam Semesta

Pewaris Kekuatan Alam Semesta

“Baiklah. Sudah saatnya seseorang mendengar kisah yang selama ini terkubur dalam ingatan dunia.” Cahaya di sekeliling mereka tiba-tiba berputar. Itachi seolah ditarik ke dalam pusaran waktu — pemandangan di depan matanya berubah menjadi lembah luas dengan tujuh pilar cahaya berdiri megah. Langit bersinar ungu keemasan, udara dipenuhi partikel energi murni. Di sanalah Artheon muda berdiri — gagah, berwajah teduh namun matanya memancarkan keyakinan seorang pemimpin sejati.
102.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 68 Beses bilang arti tomorrow
Read
+Library
Arthur&Bianca

Arthur&Bianca

jawab Arthur dengan dingin, dan sorot mata yang tajam tidak henti menatap Lewis. "Baiklah, kebetulan lusa akan ada salah satu perusaahan besar dari Barcelona akan mengajak kita Hilton Company dan juga Afford Company membuka perusahaan entertainment serta perusahaan majalah disana. Mungkin kita bisa bertemu kembali lusa," kata Lewis. Arthur pun mengangguk, "Alright, kalau begitu meeting sampai disini." balas Arthur yang menuntup meeting. Lalu ia berdiri meninggalkan ruang meeting, ia sempat melirik Arloji karena hari ini dia sudah janji pulang tidak terlambat. Tapi kenyataanya Arthur pulang terlambat.
1022.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 880 Beses bilang arti tomorrow
Read
+Library
Arimbi

Arimbi

Wajahnya begitu sejuk dan bersahaja. "Halo, Mba, perkenalkan aku Hanna." Ini sudah yang kesekian kali Hanna memperkenalkan diri, tapi Arimbi masih belum merespons. Pandangan Arimbi masih tertuju pada langit mendung. Objek langit memang menjadi pemandangan kesukaannya saat duduk di taman. Entah apa yang Arimbi pikirkan? Tatapan wanita itu seolah-olah berpikir, tengah menerka sesuatu. Namun, tidak ada yang tahu.
104.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 89 Beses bilang arti tomorrow
Read
+Library
Istri Muda Tuan Sadis

Istri Muda Tuan Sadis

Keduanya melepas rindu, lantas Rania mengajak pelayannya itu untuk membantunya menyiapkan sarapan untuk Tama. “Kamu sedang apa?” tegur Tama, dengan wajah bangun tidur menghampiri Rania yang sibuk menata meja makan. “Aku menyiapkan sarapan kesukaanmu. Nasi goreng,” jawabnya. Tama mengulaskan senyum tipis. Kemudian dia menarik kursi dan duduk sembari menunggu Rania selesai menyiapkan hidangan. “Aku baru saja menghubungi Arif,” ucapnya. “Dan Athar baik-baik saja bersama Laura dan Ibu,”
78.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 334 Beses bilang arti tomorrow
Read
+Library
ARTUR

ARTUR

Dan tuan Arfan menganggapku adalah orang itu dan masa keemasan ini akan segera berganti dengan kemunduran yang pesat karena itu pula tuan Arfan mengangkatku sebagai murid nomer satunya dan mengajarkan semua yang dia ketahui padaku. >> Tuan Arfan melihat batu yang di bentuk sedemikian rupa sebagai penunjuk waktu yang mengandalkan sinar matahari jam sudah menunjuk pukul sembilan tapi Artur tak juga bangun. Walau tuan Arfan adalah seorang pejuang dan seorang yang berilmu tinggi namun dia seorang yang sangat lucu dan suka bertingkah sembrono. Karena tau sudah siang namun Artur belum bangun dia menyuruh semua muridnya berkumpul dan masuk ke kamar Artur untuk berakting sedih seakan-akan Ken sudah
102.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 62 Beses bilang arti tomorrow
Read
+Library
PREV
123
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status