Menulis Ulang Takdir
Di luar, petir menyambar dengan kilatan yang sangat terang, menerangi ruangan itu sekejap, memperlihatkan sosok pria yang selama ini dianggap telah mati, kini berdiri di tengah kekacauan yang ia ciptakan sendiri.
"Hentikan dramanya, William. Istrimu butuh bantuan medis, bukan reuni keluarga," ucap Arthur dingin, sambil melemparkan sebuah tas medis militer ke atas ranjang. "Bantu dia. Aku akan menangani peretas yang mencoba mengambil alih sistemmu dari luar. Kita tidak punya banyak waktu."