Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Arya Tumanggala 2

Arya Tumanggala 2

tanyanya tak sabar. Bukannya menjawab, Kridapala justru menyeringai sinis. Sebelah tangannya dimasukkan ke mulut, lalu satu suitan nyaring terdengar. Paras Arya Lembana seketika menegang, tetapi terlambat. "Suiiiiittt!" ***
1015.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 568 kali sebagai arti tanda seru
Baca
+Pustaka
Dua Sisi

Dua Sisi

Dia pasti malu dianggap melepas burung merak dan malah menikahi burung gagak. "Kalau kamu sudah tidak jadi ART nya Revan, kamu tinggal di rumah saya saja mau nggak, Mbun? Bukan sebagai ART tetapi sebagai IRTnya saya? Mau nggak, Cantik?" Sergio mendekatkan wajahnya pada Embun yang seketika di hadiahi geplakan Al dengan file dokumen yang baru saja di antarkan oleh sekretarisnya.
1030.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai arti tanda seru
Baca
+Pustaka
Tawanan Hati sang Penguasa

Tawanan Hati sang Penguasa

Pria manapun juga pasti sama, akan terpesona saat memandang bagian itu. Leher jenjang, kulit putih bersih, dan pinggang yang ramping, sungguh semakin memperkuat kecantikan seorang Serena Lauren. Sadar ditatap begitu dalam, Serena mulai merasa tak nyaman. "Malam ini dokter tidak sibuk?" Serena mencoba menyadarkan pria di hadapannya. "Tidak aku tidak sibuk, tapi kenapa kau memanggilku seperti itu Serena? panggil aku Arthur! ayo lakukan sekali lagi!" titah Arthur yang membuat Serena sedikit tersentak.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai arti tanda seru
Baca
+Pustaka
Satu Miliar Untuk ART

Satu Miliar Untuk ART

potong Tuan Alex. "Ah, kamu selalu saja memberikan teka-teki sama mama. Oke deh nanti setelah acara Aulia dan Rey selesai, cepat kasih tahu mamah ya," ucap Nyonya Arimbi, lalu mereka duduk, karena acara akan segera dimulai. Tapi di rumahnya tante Mirna, terlihat beda mengenakan baju gamis yang dibelinya sewaktu bertemu dengan Nina. Tante Mirna menautkan kedua alisnya heran melihat Belda berpenampilan seperti itu.
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai arti tanda seru
Baca
+Pustaka
Tak Lagi Berharap

Tak Lagi Berharap

Aku pun menggenggam pena erat-erat, menuliskan kalimat lain. [Rendra, kumohon pergilah dari hidupku.] [Kenapa? Kalau kamu benar-benar Citra, memangnya kamu nggak tahu aku menyukaimu?] Tanda tanya di ujung kalimat itu digoreskan begitu kuat hingga menembus kertas.
5.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai arti tanda seru
Baca
+Pustaka
Semalam Bersama Sahabat Kakakku

Semalam Bersama Sahabat Kakakku

Deretan pilihan muncul: rumah kayu modern full furniture, kamar single mandi dalam, rumah kecil mandi luar, sampai yang paling parah—tenda di atas salju. Para artis di sana mendadak tegang. Briefingnya hotel bintang tiga, tapi kenyataannya mereka disuruh simulasi jadi gelandangan elit. Kolom live chat bergerak terlalu cepat sampai sulit dibaca. [Sudah kuduga acaranya nggak bener] [Penyiksaan artis, tapi seru sih] [Kalau nggak pilih yang mewah, fix goblok]
803 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai arti tanda seru
Baca
+Pustaka
Seranjang Dengan Duda Arogan

Seranjang Dengan Duda Arogan

ucap Arta. Kanaya mengangguk dan menerima kunci kamar itu, Aslan berpura-pura memegangi kepala sambil berjalan bersama Kanaya meninggalkan Arta. Arta tersenyum melihat pemandangan itu, ia pun meneguk minuman di gelasnya hingga tandas. Selang beberapa menit kemudian ia merasa ada sesuatu yang aneh dalam tubuhnya. "Kenapa panas sekali?" gumam Arta.
1021.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 670 kali sebagai arti tanda seru
Baca
+Pustaka
Pendekar Rajawali Dari Andalas

Pendekar Rajawali Dari Andalas

“Ayo, sekarang kau mau menyerang saya dengan permainan jurus apalagi? Sekali bergerak, kepalamu saya betot..! He.. He.. He..!” Seru Arya cengengesan merasa puas karena berhasil mendekap sosok lelaki berpakaian compang camping itu dari belakang. “Sudah..! Sudah..! Permainannya sudah selesai..! Uhuuk..! Huuk.. Huuk..! Kau membuat saya sulit bernafas!” Seru lelaki berpakaian compang camping itu terbatuk-batuk. “Ha.. Ha.. Ha..! Baru saja mulai permainannya, kok sudah minta selesai?!”
1026.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 626 kali sebagai arti tanda seru
Baca
+Pustaka
PURA-PURA TIADA

PURA-PURA TIADA

Jelas Selva tanpa rasa bersalah. "Seriusan dia belum pernah main sama kamu?" Tanya Erlan dengan nada tidak percaya. "Ya seriusan mas, emangnya aku itu mas Erlan yang pernah main sama si Arin!" Sahut Selva dengan nada kesal. "Lah kata siapa? Ututu... Tu... Jangan marah dong, asal kamu tahu, mas tidak pernah menyentuh Arin barang seinci pun. Lagian tubuh dia tidak ada apa-apanya dibandingkan tubuh kamu." Ucap Erlan untuk membujuk Selva.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai arti tanda seru
Baca
+Pustaka
Terjerat Gairah Arjuna

Terjerat Gairah Arjuna

tawarnya pada Arin. Gadis dengan surai terurai itu tampak menimbang keputusan. Ia melihat wahana yang sering disebut juga Bengak-bengok itu cukup menantang di tiap putarnya. Teriakan orang-orang pun terdengar jelas sebab tak jauh dari Arin dan Juna. "Agak menakutkan," lirih Arin. "Tidak, tidak. Itu sangat menyenangkan, percaya deh."
109.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 323 kali sebagai arti tanda seru
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status