ARWAH SI KEMBAR
"Bu, jujurlah kepadaku! Aku paham betul, tidak mungkin Ibu seperti ini bila tidak ada yang Ibu sembunyikan,"
"Ayo pulang! sudah siang." Ibu hendak beranjak, namun kutahan.
"Bu ... Tolong jelaskan kepadaku. Sebenarnya, apa hubungan arwah itu dengan kita, Bu?"
Netra Ibu semakin memerah, bahkan bulir bening mulai runtuh dari sudut matanya.
"Sudah lama Dewi ingin menanyakan hal ini kepada Ibu, tapi ... "
Belum sempat menyelesaikan ucapanku, Ibu langsung memotongnya.
Hot Chapters