KINASIH
Tangis pecah saat Rani memeluk Asih dengan erat.
"Jangan lupa berkabar ya, As. Kembalilah kalau kamu sudah beres semua urusan. Ingat semua pesanku. Jangan mau dijadikan keset terus, As. Kamu berharga lebih dari apa pun."
Sumi juga turut memberi nasehat, dia membelai lembut kepala Asih dan tersenyum hangat.
"Kamu sudah seperti anakku sendiri, As. Tolong jangan lupakan wanita tua ini ya. Berkabar, tetaplah jadi wanita kuat."
Bab Populer