Pernikahan Warisan
Harris semakin menguat dan Asha semakin menolak.
Harris melancarkan cara lain agar Asha mau diam dalam dekapannya, yakni mendekatkan bibirnya, dan menciumi seluruh permukaan wajah, bibir dan leher Asha dengan rakus. Asha meronta. Harris mengeratkan dekapannya. "Mas! Kamu kasar sekali!" hardik Asha kelelahan, air matanya kembali menetes. Lukanya yang masih menganga perih seperti diusap lembut dengan cuka oleh Harris. "Saya minta maaf, Sha! Tolong jangan menolak lagi." suara Harris pelan dan lirih. Melonggarkan dekapnnya, agar Asha lebih nyaman menangis lebih keras membasahi baju kemejanya yang belum sempat di ganti.
Capítulos Populares