PERAWAT CINTA
Artika mengambil telpon genggam, mulai menelpon ibu.
"Apa kabarmu nak, bagaimana kuliah Kamu?" Tanya ibunya.
"Sudah selesai bu, mungkin dilanjutkan lagi," jawab Artika dengan lemah.
"Kamu tidak menelpon iya, selamat," ujar ibunya sedikit dengan nada gembira.
Artika mengatur napas, sebelum bicara lebih lanjut.
"Aku akan minta izin bu," Artika langsung mengatakan kepada ibunya.
Hot Chapters