IPRIT
Rupanya dia menangis karena kemarahan yang menyesakkan dadanya.
Kembali Dewi Kematian menghantamkan pukulan Matahari Terbenam, kali ini sasarannya ke atas air. Air muncrat ke mana-mana, termasuk ke badan Wisaka. Wisaka kaget, air itu panas sekali seperti air mendidih. Wisaka cepat meloncat ke pinggir sungai, berlari menjauh.
Eyang Astamaya berdiri, melangkah mendekati Untari. Untari mundur, akan tetapi Eyang Astamaya tidak perduli, dirinya tetap maju.
Bab Populer