SHANIA
Adrian memanggil dengan suara yang mulai kembali stabil, "kuingatkan dirimu, Rekanku, hilangkan keraguanmu, dan nikmatilah pertunjukan ini. Kita akan segera melihat drama cinta mengharukan di depan mata kita, segera!"
Andrew melengos dengan ekspresi tak berminat. Masalah keluarga Shania dan Edward jelas bukan menjadi fokus utamanya. Pria itu bahkan tidak akan membuang waktu untuk berurusan dengan Shania, jika saja wanita itu tidak bekerja di Lukita Group. Namun kegelisahan menyeruak di batin Andrew, dan imajinasi kelam menyembul di pikirannya terkait reaksi Alan jika mengetahui penculikan ini. Andrew pun terpaksa mengomentari khayalan indah Adrian, rekannya yang amatiran itu dengan berkata,
Sikat na Kabanata