Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Legenda Dewa Pedang

Legenda Dewa Pedang

Namun Danau Roh Kuno mulai bergolak. Permukaan air beriak semakin besar. Byakko menggeram rendah. “Danau ini menolak kita,” kata Mei Shia gugup. Shu Jin menyimpan kelopak teratai itu ke dalam wadah giok khusus. “Kita pergi. Sekarang.” Saat mereka berbalik, air danau membentuk pusaran besar... seolah sesuatu yang lebih tua baru saja terbangun.
1025.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai shui jiao
Baca
+Pustaka
Bright Pearl

Bright Pearl

Zhao Shen hanya akan memeluknya dan melontarkan kalimat kekhawatiran seperti biasa. Di Clair Art School, hujan turun dengan suara yang justru ditenggelamkan oleh permainan ghuzeng Wang Mo Ryu. Yu Jian Hua pun bisa merasakan, tetesan hujan yang bisu itu, hingga ia bisa membaca dengan tenang.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai shui jiao
Baca
+Pustaka
WATER

WATER

Mereka terlihat sangat senang dengan cairan menjijikkan yang terus saja membasahi mereka. Tidak seperti Emi yang sangat membencinya bahkan Emi tidak ingin melihat atau bersentuhan dengan sejenisnya. Sekalipun itu air yang Emi minum sehari-hari bahkan ia lebih memilih untuk tidak minum daripada harus menelan racun itu.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai shui jiao
Baca
+Pustaka
SENYAWA

SENYAWA

ucap Varo lirih. “Bukannya, rumah kamu lebih mewah, lebih besar dan megah? Aku tahu Papi kamu pekerja keras, jadi pasti hunian kamu lebih nyaman.” Meera kemudian membuka pagar rumahnya dan mempersilakan Varo masuk. “Assalamu’alaikum,” sapa Meera sambil mengetuk pintu dengan dua daun pintu berwarna cokelat tua tersebut. “Wa’alaikumsalam,” jawab seorang wanita dari dalam rumah.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai shui jiao
Baca
+Pustaka
Shh, Tuan! Jangan Bilang Siapa-siapa

Shh, Tuan! Jangan Bilang Siapa-siapa

Ia menarik napas panjang, mencoba memanggil kembali ingatan tentang posisi Shin, Soe, dan Tai yang sempat ia pelajari. ​Di depan, Sensei mulai mendemonstrasikan teknik memotong tangkai di dalam wadah air. "Potonglah dengan sudut empat puluh lima derajat. Pastikan luka potongnya bersih agar bunga tetap bisa bernapas dan segar lebih lama," jelasnya.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai shui jiao
Baca
+Pustaka
Legenda Pendekar Pedang Ganda

Legenda Pendekar Pedang Ganda

"Kebetulan sekali ada sungai di sini!" "Aku haus sekali." Shen Ji dengan bersusah payah merangkak mendekati tepi sungai. Gadis itu langsung meraih air sungai dengan kedua telapak tangannya, meminum dan mencuci wajahnya hingga puas. Ia bahkan tak memikirkan lagi, apakah meminum air mentah tanpa proses perebusan itu akan membuatnya sakit perut atau tidak.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai shui jiao
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Serpihan Salju
Hai semua, Serpihan Salju ingin mengucapkan rasa terima kasih atas kesetiaan dan kesediaan para pembaca tersayang dalam mengikuti kisah 'Legenda Pendekar Pedang Ganda' hingga sejauh ini. Jangan lupa untuk terus mengikuti dan mendukung naskah ini dengan limpahan berlian tosca (gem) agar penulis menj
Baca Semua Ulasan
Sistem Kekayaan Tak Terbatas

Sistem Kekayaan Tak Terbatas

"Ding, the detection comes and broadcasts Li You's shock, Shenhao point +4;" "Ding, the jealousy from Shuke, a water friend, has been detected, and the point is +3;" "Ding, the envy from the water tank is detected, Shenhao points +3;" "..." At this moment, Liu Jian suddenly received a series of intensive prompts, which made him feel confused. what happened? Why suddenly I have gained so many supernatural points? You must know that I have directly reached nearly five thousand points in just a few seconds!
109.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 352 kali sebagai shui jiao
Baca
+Pustaka
Tiongkun Tan Choa Hok

Tiongkun Tan Choa Hok

Suara gemericik air dari pancuran bambu di sudut kediaman barak terdengar monoton. Tan Choa Hok berdiri mematung di bawah kucuran air dingin yang menusuk tulang. Musim gugur di Cia Agung memang gak kenal ampun—air bisa bikin kulit serasa disayat sembilu. Tapi Choa Hok tidak peduli. Dia membiarkan air itu mengguyur kepalanya, mengalir lewat dahi, jatuh ke dagu, bercampur dengan sesuatu yang seharusnya tidak keluar dari mata seorang Jendral.
196 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4 kali sebagai shui jiao
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status