Mendadak Jadi Istri Pangeran Buruk Rupa
“Ada banyak alasan. Tapi yang paling aku suka… seni adalah tempat mencurahkan perasaan. Yang Mulia bisa menaruh berbagai emosi di dalamnya—marah, sedih, jatuh cinta, bahkan jijik sekalipun. Seni adalah emosi yang indah.”
Arthur terdiam, mendengarkan dengan sungguh-sungguh. Pandangannya kembali mengarah ke Harsa di panggung.
Sekilas, perasaan asing menyintas di dadanya—sesuatu yang mirip iri. Namun ia segera menggeleng kecil, menepisnya, kembali memasang sikap acuh tak acuh.
Tiba-tiba, dari langit-langit paviliun yang megah, beberapa penari melayang turun, tubuh mereka tergantung oleh tali tipis yang hampir tak terlihat.
Bab Populer