Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Accidentally Fall For You

Accidentally Fall For You

Dan darah Giuseppe di tampung di sebuah wadah yang mirip dengan ember. Giuseppe meringis kesakitan. Arsen hanya tersenyum tipis melihat Giuseppe yang merasakan rasa sakitnya. "Ini belum seberapa, kau belum merasakan apapun." Seru Arsen pada Giu. Apa yang Arsen ucap kan memang benar, darah yang keluar dari tubuh Giuseppe barulah beberapa CC saja. Tidak ada gejala yang akan terlihat sehingga aman dan takaran ini yang biasanya dipakai ketika mendonor. Meskipun pada beberapa orang dengan kondisi tertentu, beberapa orang yang tak biasa mungkin tetap akan merasa ingin pingsan.
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai bab berdarah segar tapi tidak sakit
Baca
+Pustaka
Pure Blood (DARAH MURNI)

Pure Blood (DARAH MURNI)

Membuat para pelayan dan prajurit penjaga seketika menelan ludahnya ketika bau dari ceceran darah ini menyeruak masuk ke hidung mereka. Rai memang sangat tidak menyukai darah manusia yang berasal dari donor darah, rasanya tidak seperti darah yang didapatkan langsung dengan cara menggigit leher manusia. Rasanya terkesan pahit-manis dan baunya tidak semanis biasanya.
1011.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 247 kali sebagai bab berdarah segar tapi tidak sakit
Baca
+Pustaka
SUAMI PENGGANTIKU (BUKAN) PRIA PAYAH

SUAMI PENGGANTIKU (BUKAN) PRIA PAYAH

Terlebih saat ini raut lelah dan cemas masih tercetak jelas di wajah pucatnya. “Barra baru menjalani transfusi darah. Semoga kita segera mendapat kabar baik.” Samudra menjawab lirih. “Transfusi darah?” Kening Mentari berkerut. “Apa pihak rumah sakit tidak kesulitan mencari golongan darahnya?” Seingat Mentari, anak laki-lakinya memiliki golongan darah yang lumayan susah dicari. Tatapan Samudra kini berubah sendu. “Apa kamu lupa jika ayah kandung Barra memiliki golongan darah AB juga? Atau memang segala sesuatu tentang Mas sudah hilang sama sekali dari ingatanmu?”
9.81.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31.3K kali sebagai bab berdarah segar tapi tidak sakit
Tampilkan Ulasan (184)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Baca karya orang buat belajar, Dan ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Osky Agistaragia
mba thor, kenapa koq sekarang ini cuma 1 bab sehari?! Biasanya 2 bab sehari? itupun buat kita2 masih kurang...koq ini malah dikurangi jadi 1 bab.. Tolong di tambah deh mba thor..... Mohon bisa dipertimbangkan usulan n permintaan para pembaca n penggemar mba thor...agar bisa diterima dan terealisasi
Baca Semua Ulasan
Lamaran untuk Bayi Tak Bernasab

Lamaran untuk Bayi Tak Bernasab

“Tenang dulu Bu Anin dan Pak Harris, berdasarkan pemeriksaan yang kami lakukan pada keduanya. Bhima menunjukkan keadaan yang lebih baik sedangkan Bhama sebaliknya,” urai sang Dokter. Air mata Anin tak tertahankan lagi, entah mengapa ia merasa jika putranya itu tidak akan bisa pulang dengannya. Harris terus menenangkan Anin bahkan menghibur wanita itu jika mereka masih bisa berkumpul dengan Bhima untuk sementara waktu.
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai bab berdarah segar tapi tidak sakit
Baca
+Pustaka
TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

Lagi, kuusap bibir dan hidungnya yang masih mengeluarkan darah. “Tapi Abang berdarah, Bang. Ini keluar dari mana, ini darah apa? Jadi Abang beneran kanker? Ya Allah ….” Tak rela rasanya melihatnya seperti ini. Air mataku mulai menitik. Aku paham sekarang, ternyata kamu semenderita ini dibelakangku, Bang. “Mungkin ini semacam mimisan biasa, karena Abang terlalu gerah. Tadi di luaran panas udaranya, ‘kan?”
9.379.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai bab berdarah segar tapi tidak sakit
Baca
+Pustaka
Terpaksa Jadi Pengantin Tuan Pewaris

Terpaksa Jadi Pengantin Tuan Pewaris

kata Becca berusaha menghibur. Tak lama kemudian, Tama datang. Dengan langkah tergesa dia menghampiri Bara. "Bagaimana Nyonya Maheswara?" tanya Tama khawatir. Bara menggeleng, "Belum sadar. Dokter bilang pembuluh darahnya pecah, jadi tidak ada yang bisa dilakukan lagi." "Astaga..." desis Tama. Ia menatap Bara dan Becca bergantian, "Kalian berdua saja disini?"
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai bab berdarah segar tapi tidak sakit
Baca
+Pustaka
Suamiku Menikah Lagi di Vila Milikku

Suamiku Menikah Lagi di Vila Milikku

Api cemburu telah menguasai otaknya. "Dengarkan aku dulu!" Cintya kembali mendekat. Tak dinyana, Bara reflek mendorong Cintya hingga kepalanya terbentur sudut ranjang yang lancip. Keningnya terasa perih. Dia begitu kaget saat mengusapnya. Tangannya dipenuhi cairan kental berwarna merah. Pasmina putihnya juga ternoda oleh darah. Cintya kembali menangis tersedu. Bukan karena luka di dahinya, melainkan di relung hatinga. Luka di dahinya bisa dengan mudah disembuhkan, tapi tidak dengan hatinya.
9.1144.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.6K kali sebagai bab berdarah segar tapi tidak sakit
Baca
+Pustaka
OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat

OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat

"Bisa dijelaskan dalam bahasa awam, Dok?" "Tingkat keasaman darah korban meningkat drastis secara tidak wajar," jelas Dokter Harsha, menatap Kukuh lekat-lekat. "Asam mematikan itu membakar dinding sel dari dalam pembuluh darah. Daging, otot, dan kulit akan menghitam dan membusuk dengan sangat cepat sementara pasiennya masih sadar sepenuhnya dan bernapas. Rasa sakitnya tidak bisa dibayangkan. Dan yang paling mengerikan... jika ini ulah klenik, tidak akan ada bakteri atau virus yang terdeteksi di bawah mikroskop."
1018.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 524 kali sebagai bab berdarah segar tapi tidak sakit
Baca
+Pustaka
WOLVIRE (Bahasa Indonesia)

WOLVIRE (Bahasa Indonesia)

“Kami percaya kau tidak begitu, Bara.” Aku menatap lantai. “Kalau kalian percaya, kenapa kalian tidak jujur saja sedari awal tentang ini? Kenapa tidak membiarkanku mengenal duniaku sendiri?” “Kami percaya padamu, Barb, tapi tidak dengan makhluk-makhluk abadi lain di luar sana,” ujar Ibu lembut. Aku mengangkat kepala. “Apa kegunaan darahku yang sebenarnya?”
1013.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 491 kali sebagai bab berdarah segar tapi tidak sakit
Baca
+Pustaka
Hush! No Drama Allowed

Hush! No Drama Allowed

tanyaku khawatir. "Saya nggak sakit. Saya cuma nggak tahan lihat darah," jawabnya cepat. "Hah?" seru Damar bingung. "Saya nggak tahan lihat darah banyak. Pasti pingsan kalau lihat darah atau noda darah secara langsung." "Serius?" tanyaku tidak percaya. "Awas saja kalau kalian membocorkan rahasia ini," ancamnya.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai bab berdarah segar tapi tidak sakit
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status