Suami Pelarian
goda Mei sembari tersenyum ke arahku.
Aku balas senyum malu-malu, sementara suamiku terkekeh senang.
"Kalau kami butuh babysitter boleh, ya, Ashanna, kami pinjam Yudistira dulu," tambah Juni bergurau.
"Emang berani bayar berapa, Papi? Pak CEO lho, ini," sahut Mei menanggapi ucapan suaminya.
"Dikasih nasi kucing saja, pasti sudah senang dia," jawab Juni enteng.
Hot Chapters