Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hold off

Hold off

"Kamu kok tumben bukan hari minggu pulang, Sa?" "Adiknya pulang kok malah di bilang tumben." "Ya gimana, Pak. Asahi kan irit banget. Kalau uangnya enggak bener-bener habis enggak akan pulang." Asahi hanya tertawa, memang benar kalau uangnya tidak habis mepet hanya untuk ongkos pulang dia tidak pulang karena menghemat dan memaksimalkan uang saku. "Tanggal hitam di apit dua tanggal merah. Jadi sekalian di liburkan tiga hari." Asahi membantu menata belanjaan saat semua tas dan kardus sudah masuk warung.
4.2K viewsOngoingAdded to Library 149 Times as back to routinity
Read
+Library
Back To Home

Back To Home

Kami selalu menyempatkan bertemu sekali dalam sebulan setelah rehat sejenak dari dunia kami yang mulai memasuki usia dewasa. Tempat itu kini perlahan berubah kembali menjadi rumah seperti tempat aku tinggal dahulu kala. Ibuk kembali bekerja sebagai pegawai kelurahan di desa ini, dan Bapak melanjutkan usaha ternak Kambing yang dulu sempat berhenti.
673 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as back to routinity
Read
+Library
COMEBACK

COMEBACK

Umpatku buru-buru kembali ke kelas. Di tengah jalan aku bertemu dengan Rachel dan Divya, mereka sepertinya curiga padaku. Tapi aku tidak memedulikan mereka. Aku hanya mengingatkan mereka agar segera mengumpulkan tugas, bahkan aku mengingatkan mereka sambil lalu. “Sial, aku tidak akan pernah menginjakkan kaki di tempat itu lagi.” Umpatku lagi.
3.4K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as back to routinity
Read
+Library
Pembalasan Dendam Sang Pangeran Mahkota

Pembalasan Dendam Sang Pangeran Mahkota

Kayu kering menyala perlahan, memunculkan suara retakan halus yang mengisi ruangan sunyi. Tangannya bekerja tanpa ragu. Air ditaruh di panci. Roti dipotong dua. Satu dimakan. Satu lagi disimpan. Kebiasaan lama yang tidak pernah ia ubah. Bertahan hidup bukan tentang melakukan sesuatu yang besar. Kadang hanya tentang menjaga rutinitas agar dunia tidak menyadari bahwa hatimu sedang menahan badai. Audina duduk di kursi kayu kecil.
1.7K viewsCompletedAdded to Library 66 Times as back to routinity
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status