Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Revansha

Revansha

Napasnya terasa tidak beraturan karena degup jantungnya yang semakin cepat. Keduanya sudah duduk diam di atas motor. Evan menancap gas, melajukan Vespa miliknya dengan kecepatan sedang. Dia ingin menikmati tiap detik ini. Tidak! Apa yang barusan menyelinap dalam pikirannya? Evan menggelengkan kepalanya. Dia harus fokus pada tujuannya, mendapatkan hati Eca dan memenangkan taruhan dengan Elang.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as run-through
Read
+Library
Turn Out

Turn Out

Titik membuka suaranya "Siapa yang dihutangin anak produksi buruan tagih." "Memang ada yang hutang ke staf?" tanya Adel ketika mendengar kata-kata Titik, menatap kearahnya dengan tatapan penasaran. "Nggak ada, Bu Titik hanya sekedar ngomong." Putri menggelengkan kepalanya "Sekarang mereka gajian sudah nggak pernah telat, turn over juga nggak secepat sebelumnya." "Kalau perusahaan manage dengan baik semuanya akan berjalan sebagaimana mestinya. Turn over rendah, artinya perusahaan tersebut sangat mensejahterakan karyawannya."
1.3K viewsCompletedAdded to Library 43 Times as run-through
Read
+Library
Back To Home

Back To Home

Dan mengapa aku harus kembali? Drrrrt Drrrrt Drrrrt Drrrrt Bunyi alarm membangunkanku. Tertera sudah jam 8 malam, yang artinya kurang dari 1 jam lagi aku sampai di kota dimana tempat itu berada. Memilih pulang menggunakan kereta menjadi pilihan yang cukup memuaskan. 8 jam kulalui tanpa adanya masalah. Selain beberapa panggilan tak terjawab dari rekan kantor, Pak Ray, dan orang-orang dari tempat itu.
578 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as run-through
Read
+Library
REUNI

REUNI

Respons tubuhku terlalu berlebihan, padahal Tama cuma mengusap kepalaku saja. ** Aku berjalan cepat di lorong-lorong unit seraya menekan dada yang masih berdegup kencang, seolah takut gumpalan sebesar kepalan tangan yang ada di balik tulang rusukku akan meloncat keluar.
1015.4K viewsCompletedAdded to Library 568 Times as run-through
Show Reviews (11)
Read
+Library
Yuli F. Riyadi
Halooo, Selamat Datang di Goodnovel. Ini cerita keempatku di sini. Semoga kalian suka membaca kisah Wina-Tama-Giko-Danar. Mereka akan menemani kalian tiap hari hingga tamat. Yuk! ramaikan dan jangan lupa tinggalkan review lima bintang .........
arwa
biasanya aku kurang suka baca cerita yg ceritanya cuma dr sudut pandang satu doang,,,tp ini lain,rasanya harus lanjut baca terus,bagus si,sayang nemu cerita ini baru,,,, habis ini enaknya lanjut cerita yg mana kak??
Read All Reviews
HURT

HURT

Apakah hal itu bisa dilakukan dengan mudah, seperti kita membalikkan telapak tangan? Tidak. Itu tidak mudah. Joon sangat tahu itu. KLONTANG!!! Bunyi itu menggema ke seluruh ruangan ketika Joon melemparkan kaleng bir-nya ke lantai. Cairan dari dalam kaleng itu memercik ke mana-mana. Joon kembali mengeluarkan satu kaleng bir dari lemari es, meminum isinya dengan kalap, lalu melemparkannya lagi ke lantai. Ia terus melakukan hal itu hingga kaleng kelima dan kemudian tubuhnya merosot ke lantai, terduduk di sana dengan punggung bersandar ke pintu lemari es. Pandangannya kosong.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as run-through
Read
+Library
Perjalananan Yang Penuh Cobaan

Perjalananan Yang Penuh Cobaan

Beberapa waktu lalu, suamiku mengambil cuti tahunan dan mengajakku roadtrip ke Baloi. Namun, aku sama sekali tak menyangka, perjalanan yang tampaknya biasa saja itu justru membuat kami terjerumus ke dalam jurang yang tak bisa kami lepaskan …. Malam itu, saat menyetir di jalanan gelap, tiba-tiba ban belakang kami meledak. Kami menelepon tim bantuan, tapi katanya mereka baru bisa sampai paling cepat dua jam lagi. Sambil menunggu, suamiku menarikku ke pelukannya dan membuka ponsel untuk menonton film dewasa.
1.4K viewsCompletedAdded to Library 36 Times as run-through
Read
+Library
Euforia

Euforia

Ucapan Eiden terhenti ketika suara Bu Nadia mengintrupsi mereka. Bu Nadia, guru BK yang terkenal killer dengan tubuh yang lumayan gemuk serta perhiasan bertengger di kedua lengannya itu kini menatap garang dengan tangan berada di pinggang. "Gue hitung sampai 3, kita harus lari lewat gerbang kecil di sebelah barat." bisik Eiden tanpa melihat Nindi yang berada di sebelahnya. Sedangkan yang diajak bicara hanya menatap Eiden dengan pandangan bertanya.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as run-through
Read
+Library
LEAK

LEAK

Sehingga menyebabkan ledakan serta kobaran api yang jauh lebih dahsyat dari sebelumnya. Sampai-sampai, pilar yang berada di dekatnya tampak mau runtuh. Hal itu terlihat dari jatuhnya beberapa runtuhan kecil serta pasir. Dari retakan-retakan yang ada di sepanjang tiang tersebut. Selain itu, pada bagian bawahnya terdapat congkelan bekas benturan tadi yang cukup dalam dan lebar. "Ayolah, Arjuna! Aku yakin kau tidak akan mati hanya karena seranganku itu. Keluarlah dari sana! " teriak sosok bertopeng itu setelah kedua kakinya mendarat di lantai.
103.7K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as run-through
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status