Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Born Again

Born Again

Atau itu cuma bayangan di kepalanya saja? "Kamu kenapa, Rhea?" tegur Wina yang turut menoleh ke arah cermin lemari. Meita menggeleng. Dia bangkit berdiri. "Mungkin aku butuh istirahat aja." Ketika dia berjalan meninggalkan ruang makan, dia masih sempat mendengar Kevin berkata, "Dasar tukang cari perhatian!"
1.9K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as back to routinity
Read
+Library
Aku, Seorang Istri Tetangga: Gairah Membara yang Terbebaskan

Aku, Seorang Istri Tetangga: Gairah Membara yang Terbebaskan

Sepuluh? Setiap kali setelah pertengkaran kecil. Setiap kali setelah Raisa menangis diam-diam. Setiap kali setelah ia hampir bilang "aku tidak bahagia." Setiap kali dengan niat baik. Mata yang tulus. Suara yang meyakinkan. Tapi selalu—selalu—tenggelam oleh tenggat waktu dan rapat dan kelelahan dan rutinitas. Dalam seminggu, Dimas akan kembali pulang jam sepuluh. Dalam dua minggu, ia akan kembali tidur di sofa. Dalam sebulan, semuanya akan kembali seperti semula.
19.3K viewsOngoingAdded to Library 636 Times as back to routinity
Read
+Library
Investor Asing

Investor Asing

Catatan kecil ditambahkan di sudut tabel: “Jangan serakah". "Jangan takut". ”Disiplin" Kalimat sederhana. Tapi justru itu yang paling sulit dilakukan. Angin malam berembus tipis dari jendela yang sedikit terbuka. Suasana kamar terasa lebih dingin dari biasanya. Atau mungkin itu hanya perasaan yang sedang tidak tenang. Bunda Zayna baru teringat harus membuat jadwal rutinitas. Ia kembali membuka buku kecilnya. Ia mulai menyusun jadwal dari bangun tidur hingga kembali merebahkan diri di malam hari.
101.3K viewsCompletedAdded to Library 42 Times as back to routinity
Read
+Library
Home

Home

47 Sayang: Mas, tadi pas check in kamu kan gaikut masuk. Lupa bilang kalau kartu kamar yang satunya aku titipin di resepsionis. Aku udah bilang nama kamu kok jd nanti tinggal sebut nama aja. Aku lagi mager banget turun ke bawah mas maaf ya :(( ] ["Kenapa? Istri lo nge-chat?"] "Iya," jawabnya pelan. "Gue tutup dulu ya. Makasih sudah angkat telepon dari gue."
1013.0K viewsCompletedAdded to Library 338 Times as back to routinity
Read
+Library
Menggoda Sang Paman

Menggoda Sang Paman

Semua harus kembali ke kehidupan nyata ke tugas, pekerjaan, dan rutinitas. Saat mobil mulai memasuki kota dan gedung-gedung kembali terlihat, Nabila menyandarkan kepalanya ke jendela. Di kaca, pantulan wajahnya tampak tenang. *** Hari-hari kembali berjalan seperti semula. Liburan singkat itu seolah jadi jeda manis yang terlalu cepat usai. Nabila, Riska dan Berlian ke rutinitas mereka, dan Govan kembali larut dalam kesibukan kantor yang menumpuk akibat cuti dua hari yang ia ambil.
105.1K viewsOngoingAdded to Library 128 Times as back to routinity
Read
+Library
Yang Mulia Duke, Jangan Jatuh Cinta Padaku!

Yang Mulia Duke, Jangan Jatuh Cinta Padaku!

Ketika membuka mata kembali, matanya berkilat oleh tekad baru. Hari kedua di pemukiman itu mengajarkan Alize satu hal yang tidak ia antisipasi: rutinitas adalah senjata yang bisa digunakan dua arah. Reagan dan anak buahnya mengandalkan rutinitas untuk menjaga keamanan. Tapi rutinitas juga bisa dibaca, dipetakan, dan dieksploitasi. Ia mulai mencatat semuanya dengan cermat. Pergantian jaga dini hari — dua menit jeda. Langkah yang datang selalu dari arah kanan. Penjaga lama pergi ke kiri.
106.8K viewsOngoingAdded to Library 184 Times as back to routinity
Read
+Library
Terpaksa Jadi Istri CEO Dingin

Terpaksa Jadi Istri CEO Dingin

Bedanya, kini ia pulang tanpa beban yang dulu menempel di pundaknya. Ravent menjalani hari-harinya dengan pola yang nyaris membosankan. Konseling mingguan. Olahraga ringan. Jam tidur teratur. Ia mencatat kemajuan bukan untuk dipamerkan, melainkan untuk mengingatkan diri sendiri bahwa perubahan tidak boleh diambil kembali. Ia dan Seeyana bertemu setiap Rabu siang. Selalu di tempat terang. Selalu dengan waktu yang jelas.
1.7K viewsCompletedAdded to Library 44 Times as back to routinity
Read
+Library
Tunanganku vs Tunangannya

Tunanganku vs Tunangannya

Kalo diinget - inget sudah lama juga aku tidka melakukan rutinitas itu karena kesibukan yang luar biasa. Masak harus tunggu resign dulu baru bisa pergi - pergi. “Ah kelamaan ah..” aku mengumam sendiri sambil mengecek email. Kursor di komputer lalu memilih salah satu aplikasi travel yang sering kupakai. Cek tanggal weekend ini, dan tujuan. “Oke, Singapore kayaknya oke. Dua malam” kembali aku menggumam sendiri sambil jari tanganku kutak katik pilih tanggal, pilih hotel, klik pembayaran dan “done! Yeessss…” aku tersenyum sendiri seperti melihat layar komputerku seperti melihat suatu pencapaian kerja terbaik tahun ini. Senyumku merekah. Ada semangat lebih untuk menyelesaikan pekerjaanku minggu i
102.1K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as back to routinity
Read
+Library
REINKARNASI

REINKARNASI

Hal itu diam-diam membuat Nino tambah menyesal. "Sa-" "Besok, anda bisa kembali bekerja, Pak Nino. Cuti anda sudah selesai, bukan?" "Baik kalo begitu, besok saya akan kembali bekerja seperti biasa. Terima kasih banyak." "Sama-sama." "Ehm ... saya pamit, Di-eh, Bu Gendis." Tanpa berusaha memperbaiki panggilan Nino, Gendis hanya mengangguk dan membiarkan Nino keluar dari rumahnya. Tak berapa lama kemudian terdengar suara motor keluar dan menjauh.
9.947.1K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as back to routinity
Show Reviews (71)
Read
+Library
Gladys Shanum
Cara penulis menyampaikan cerita berlatar kerajaan Kahuripan lalu lompat ke masa 600 tahun mendatang itu, kereeen. Perlu riset pustaka nih untuk dapat setting kerajaannya. Ditunggu uploadnya lagi, Thor.
Marion D'rossi
Kak, ceritanya bagus dan lain dari yang lain. Sebuah cerita di zaman kerajaan yang begitu menggugah selera. Konflik di awal cerita adalah langkah tepat yang Kakak lakukan untuk membuat pembaca tergugah dan ingin terus mengetahui kisah selanjutnya. Dari segi plot, sebenarnya cerita Kakak ini berat
Read All Reviews
RInai (Cinta Tak Sesakit Ini)

RInai (Cinta Tak Sesakit Ini)

Oleh karena itu, mereka sepakat hanya bertemu setiap akhir pekan saja. Awalnya semua baik-baik saja. Rutinitas itu berlangsung selama satu tahun. Namun, tiga bulan setelahnya Reinart hanya pulang setiap dua atau tiga minggu sekali. Dia beralasan jika pekerjaan di kantor semakin menumpuk hingga mengakibatkan dia sering mendapat jatah lembur.
819.8K viewsCompletedAdded to Library 415 Times as back to routinity
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status