Daster Buat Istriku
Aku terpaksa mengurungkan niat.
“Buat apa kamu sok baik seperti itu, ha? Biar Bang Bara simpati, lalu jatuh cinta sama kamu, begitu? Dengar! Bang Bara itu tak akan pernah bisa jatuh cinta lagi pada wanita manapun. Sekalipun kau telanjang di depannya, dia tak akan pernah tergoda! Dia itu pencinta sejati! Dia hanya sekali jatuh cinta dan sudah bersumpah dulu, bahwa dia tak akan pernah jatuh cinta pada wanita manapun lagi! Itu sebab dia menduda hinga kini! Dan kau tahu siapa wanita yang dia cintai itu? Kau mau tahu siapa, ak ….”
“Cukup! Pergi kau dari sini!” sontak kupotong kalimatnya. Aku tak mau dia semakin meraja lela.