Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
PUSAKA PEDANG LANGIT

PUSAKA PEDANG LANGIT

kata Azil yang penasaran dengan apa yang dikatakan oleh Zoe. Paling tidak Azil bangan dan mengikuti keinginan Zoe. Paling tidak Zoe akan tenang kalau benar-benar menemukan kebenaran dari desa itu. Zoe menarik pedangnya, dengan tenaga dalam yang tersisa ia mencoba untuk menyalakan pedang Langit. Sringgg! Cahaya terakhir terpancar jelas jadinoedamg langit. Seketika semua kabur menghilang, digantikan oleh cahaya lampu terakhir sebuah desa.
1020.6K viewsCompletedAdded to Library 514 Times as bagaikan langit
Read
+Library
Kalau Cinta Jangan Gengsi

Kalau Cinta Jangan Gengsi

Deg! Bulan baru sadar, jika ucapan Langit barusan mengandung makna yang cukup dalam. Walaupun dia mengatakannya dengan kata kiasan serta penjelasan tentang alam. Dia tahu ada kegelisahan saat dia melontarkan kalimat demi kalimat yang ingin dia dengar. “Jadi apa yang akan langit lakukan selanjutnya? Akan tetap berada di sekitar bintang dan bulan atau akan mengundang awan?”
3.7K viewsCompletedAdded to Library 99 Times as bagaikan langit
Read
+Library
Pendekar Pedang Bulan Sabit

Pendekar Pedang Bulan Sabit

seru Yeongwan sambil menunjuk ke atas langit. Melihat Yeongwan menunjuk ke atas langit, anak-anak yang lain pun mengikuti ke mana arah Yeongwan menunjuk. Di atas langit sana, kobaran api terlihat begitu menyeramkan dan membentuk sebuah tengkorak. Kabut hitam menyelimuti langit biru di atas sana. Yang terlihat hanya api merah yang menyala yang membentuk gambar sebuah tengkorak. "Hey, bukankah itu Fire Bird!"
102.7K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as bagaikan langit
Read
+Library
Legenda Dewa Pedang

Legenda Dewa Pedang

Sebuah bayangan putih berkelabat di atas langit. Byakko melesat turun dengan cepatnya — tubuh putihnya membelah lapisan atmosfer seperti tombak cahaya yang dilempar dewa, dan di mana pun jejak kakinya hendak mendarat, udara mendahului dengan gemerutuk seperti ribuan tulang yang dipatahkan sekaligus. RAAAAAWR!!!
1027.1K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as bagaikan langit
Read
+Library
Raja Dunia Bela Diri!

Raja Dunia Bela Diri!

Bintang-bintang muncul di langit, seolah sebuah kapak raksasa yang mampu membelah langit telah muncul. Dengan lambaian tangan, Tu Teng memunculkan kapak raksasa emas yang mampu menghancurkan langit. Kapak itu menebas dengan ganas. Dalam sekejap, seolah jutaan pancaran cahaya kapak raksasa dilepaskan secara bersamaan, membelah langit dan bumi, mampu memusnahkan segalanya. “Teknik Kapak Pembuka Langit milik Tuan Tu Teng, jika dikembangkan hingga puncaknya, konon mampu membelah langit dan bumi.”
9.558.5K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as bagaikan langit
Read
+Library
Zhang Lei Dan Perang Tiga Alam

Zhang Lei Dan Perang Tiga Alam

Belum sempat siapa pun menjawab, langit mulai menari. Cahaya-cahaya kecil berjatuhan, seperti hujan… tapi bukan air. Seperti serpihan-serpihan cahaya, seperti kunang-kunang yang menyala lebih terang dan turun dari langit. Mereka mengambang, melayang perlahan di udara, menghujani mereka semua dengan keindahan yang tak tergambarkan. “Ini…” Jin Yuan memandang ke langit dengan mulut sedikit terbuka, “tempat apa ini?”
10795 viewsCompletedAdded to Library 31 Times as bagaikan langit
Read
+Library
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

Ajian Gledek Membelah Langit dipadu Ajian Gledek Sambar Nyawa telah sempurna. Jaka tersenyum puas. Lalu tinjunya mengepal dan di arahkan ke langit. Lengan sebatas siku Jaka terlihat mengepulkan asap putih kebiruan. Dan sesekali terlihat aliran petir berkilat-kilat. Inilah ajian Gledek Mengguncang Bumi.
1011.5K viewsOngoingAdded to Library 447 Times as bagaikan langit
Read
+Library
Penguasa Pedang

Penguasa Pedang

img:first-child]:pt-0 *:[img:first-child]:rounded-t-xl *:[img:last-child]:rounded-b-xl shadow rounded-md ring-1 ring-foreground/20 fix-size fix-edge chapter-theme" data-slot="card" data-size="default" data-variant="default"> Di Benua Tianwu, semua orang mendongak ke langit— Tirai cahaya di atas langit dipenuhi dengan cahaya yang tak berujung, sehingga mustahil bagi mereka untuk melihat apa pun dengan jelas.
1012.7K viewsOngoingAdded to Library 381 Times as bagaikan langit
Read
+Library
Giok Langit

Giok Langit

“Sebenarnya, ini merupakan keberuntungan yang datang dari langit, aku yakin itu. Langit masih mengizinkan kalau kebenaran berdiri di atas negeri ini, maka dari itulah kau diizinkan untuk mencurinya dariku.” Sekarang Yang Feng malah mendongeng, membicarakan hal-hal yang sulit dicerna oleh kepala Long Wei. Pencurian dibenarkan langit? Bahkan dia yang sejak lahir menjadi bajak laut pun tak pernah berpikiran sejauh itu. “Kenapa begitu?” Yang Feng sengaja memancing rasa penasaran dan menambah rasa kebingungan Long Wei. Tanpa sadar Long Wei terpancing pula. “Kenapa?”
103.0K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as bagaikan langit
Read
+Library
Dilamar Adiknya, Dinikahi Kakaknya

Dilamar Adiknya, Dinikahi Kakaknya

“Besok kita ke Bali.” Langit menyampaikan rencananya dengan cara yang sangat khas dirinya. Tenang. Singkat. Tanpa drama. Kalimat itu meluncur begitu saja, di antara suara kain yang dilipat Tanisha dan gumaman kecil Aksara yang sedang duduk di lantai dengan mainannya. Tidak ada intonasi khusus, tidak ada pengantar. Seolah Langit baru saja memberi tahu menu makan malam, bukan sebuah perjalanan yang—tanpa ia sadari—akan menjadi penutup dari seluruh luka yang pernah mereka bawa.
9.75.3K viewsCompletedAdded to Library 111 Times as bagaikan langit
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status