MENIKAH DENGAN SULTAN
Dia hanya ingin membuat Rinai merasa nyaman kembali berdekatan dengannya.
“Iya, Bang … walau rasanya agak sedikit beda, ya?” ucap Rinai tersipu. Wira terkekeh. Rasanya wajah menggemaskan itu ingin segera dihalalkannya. Dia mengeluarkan gawai yang kemarin dibawanya ke tempat Rinai. Lalu menyodorkan pada gadis itu.
“Buat kamu, nomornya sudah ada di dalam!” ucap Wira santai.
“Aku gak minta ini! Gak usah, Bang!” Rinai menolak benda itu. Dia kan sedang kabur, kalau ponsel itu diterimanya, maka sama saja pelariannya selesai.