Prince of Darkness (Karena Kita Berbeda)
Sagara menggelengkan kepalanya dengan tersenyum, ia menggenggam lembut tangan Naima dengan menatapnya dalam,
“Tidak, permintaanku amat sangat sederhana. Aku hanya memintamu untuk tetap bersama disampingku, apapun yang terjadi jangan pernah meninggalkanku, Naima. Mari kita berjuang bersama, dan kamu harus berjanji, kamu harus baik-baik saja. Dengan kamu baik-baik saja, aku merasa tenang.” Ucapnya serius. Naima mengerjap-ngerjapkan matanya dengan tatapan menyelidik, walaupun harus diakui, dalam hatinya sangat bahagia dengan penuturan Sagara yang kembali berterus terang akan perasaannya. Wajahnya pun ikut bersemu merah, ia mengalihkan pandangann kearah lain dengan terkekeh menutupi kegugupannya
Hot Chapters