Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rahim Sewaan

Rahim Sewaan

Puji seorang wanita saat akan mendandani Laura. "Mbak bisa saja, ini sih karena gaunnya yang mahal, makanya jadi beda. Lagian, keluarga Wijaya kan orang kaya, pasti Mbak Arini dan Ibu Tari lebih cantik dari saya. " Ujar Laura merendahkan diri. Kedua wanita tersebut terus memuji Laura sembari mendandaninya tapi Laura hanya menanggapinya dengan senyum canggung. ** Tepat pukul 20.00 malam, Reno datang bersama Arini dan juga Tari.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai baiat ridwan
Baca
+Pustaka
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Wenny terus memperbarui akun media sosialnya. Di postingan terbaru, dia sedang menyentuh perutnya yang sedikit membuncit dan menggenggam tangan seorang pria, dengan tulisan, [Di ulang tahunku yang ke-28, dia melamarku dan berjanji akan hidup bahagia bersama anak kami.] Susan sekilas melihat pria itu memiliki tahi lalat kecil di jari manis kanannya. Itu Ginos! Meskipun Susan sudah pernah mengalaminya.
17.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 664 kali sebagai baiat ridwan
Baca
+Pustaka
Rahim untuk Anakku

Rahim untuk Anakku

ujarnya kalem. “Cie cie, sekarang udah pake aku dan kamu bahasanya.” Embun tertawa terbahak-bahak. “Asem kamu. Iya, mulai sekarang aku nggak pake lo gue lagi. Kan kamu calon istriku.” Al mencoba melawan rasa malunya. Pesanan mereka datang. Rica-rica mentok pedas, tempe penyet, juga ada iga bakar yang baunya sudah membuat cacing di perut menggeliat tak sabar untuk bersantap bersama seluruh keluarga.
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 222 kali sebagai baiat ridwan
Baca
+Pustaka
Dilamar Tuan Duda

Dilamar Tuan Duda

“Sa-saya te-terima, nikahnya Tho-thomas Adiwijaya binti Se-seavina Amanda.” “Stop stop ….” Pak Penghulu menghentikan ijab kabul. Semua tamu yang menyaksikan prosesi khidmat malah terbahak karena Rain tampak linglung dan gelagapan sampai-sampai nama calon istrinya tertukar dengan nama calon papa mertuanya. Thomas dan Sea yang sebelumnya dalam suasana terharu malah tak bisa menahan gelak tawa.
9.714.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 448 kali sebagai baiat ridwan
Baca
+Pustaka
ISTRI BADUNG DITAKLUKKAN USTAZ RUPAWAN

ISTRI BADUNG DITAKLUKKAN USTAZ RUPAWAN

Innalillahi wainnailaihi roji’un … innalillahi wainnaillaihi roji’un. Tiba-tiba terdengar pengumuman diawali kalimat istirja dari masjid komplek perumahan. "Itu ada apa?" "Sstt … kita dengarkan dulu siapa yang meninggal," pinta Azkio. Telah berpulang ke Rahmatullah, wasta, Ardian Rahardi bin Sukmajaya, baru saja tepat pukul 08.00. Semoga diterima iman islamnya dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran. Amiin. Sekian pemberitahuan ini, terima kasih.
9.933.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai baiat ridwan
Baca
+Pustaka
BUKAN RAHIM YANG SEMPURNA

BUKAN RAHIM YANG SEMPURNA

Hardik Rina penuh emosi. Suasana di antara mereka jadi tidak enak. Aziz berdehem, mencoba menyentuh tangan Lizia dan memintanya untuk tidak membalas perkataan Rina, tetapi tidak sempat saat Lizia yang mulai terpancing emosi siap membalas perkataan mertuanya. "Enggak berguna? Reuni ini sangat berguna buat kesuksesan perusahaan," ujar Lizia masih berusaha berkata dengan pelan.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai baiat ridwan
Baca
+Pustaka
Rahim Sewaan

Rahim Sewaan

gumam Eiwa yang tidak sengaja di dengar Ranti. "Syukurlah kalau kamu mau bangun bisnis sendiri, nanti papa kamu akan membantu," ujar Rianti senang, karena hanya itu yang dia dengar, sedangkan kata-kata yang lainnya terlewat, karena terlalu lirih suara Eiwa. Rianti menghidangkan beberapa makanan favorite keluarga itu, dan pastinya ada juga makanan lokal yang menggugah selera. Wanita itu tau, jika Ivana belum terbiasa dengan keadaannya saat ini.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai baiat ridwan
Baca
+Pustaka
Istri Ku Sang Ratu Bumi

Istri Ku Sang Ratu Bumi

“Teh Aliya wanita yang sangat baik, pengertian, lembut, pintar dan… sangat cantik pisan…” “Wan.” Tanpa menggubris peringatan Elang, Ridwan terus berceloteh. “Saya juga single dan memiliki profesi cukup bergengsi dan berpenghasilan terbilang tinggi untuk ukuran negara kita. Tah, jadi kalau sekiranya Agan tidak bermi--” “Ridwan Bastian.” Elang menatap tajam pada Ridwan. Tubuhnya pun telah berbalik membelakangi jendela hingga berhadapan langsung dengan mantan psikiaternya itu.
9.918.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 373 kali sebagai baiat ridwan
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Difa Farhanah
ceritanya seru banget! baru baca aja dah ketagihan.. ga berasa baca dari bab 1 langsung abisin ampe last chapter107 Bikin penasaran & nagih asli! Isi cerita juga unik & pemaparan alurnya enak dibaca. Semangat thoorr! Keluarin semua episodenya, siyap mborong .. can't wait baca lagi kelanjutannya...
Bintang
Dear GoodReaders pembaca setia Aliya, Season 2-nya sudah ada yaa. judulnya : Ratu Bumi : Kebangkitan Sang Raja Teman2 bisa klik profil author utk pilih buku itu, atau klik di kolom pencarian dgn kata kunci RATU BUMI, atau ketik saja judul lengkapnya. Happy Reading all!!! ^,^
Baca Semua Ulasan
RANJANG BERDARAH

RANJANG BERDARAH

"Kau akan menceritakan yang sebenarnya pada bapak, kan?" Ridwan mengangkat kepala. Saat itu juga tangisnya tumpah tak tertahan sembari menceritakan kejadian yang sebenarnya pada Pak Kyai. Delapan belas tahun lalu Ridwan mengalami kecelakan hebat yang mengakibatkan kelumpuhan total pada setengah bagian tubuhnya. Dokter memvonisnya tak akan bisa memiliki keturunan padahal pernikahannya dengan Hana saat itu baru berjalan dua bulan. Selama satu tahun penuh dia harus menjalani pengobatan intensif bersama dokter dan seorang perawat bernama Ganjar Pratama.
3.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai baiat ridwan
Baca
+Pustaka
Binti Raharjo

Binti Raharjo

Sambil tertawa, tangan mereka meremas apa saja yang bisa diraih dari tubuh dua pemandu lagu itu. "Si Aang itu suka jual mahal, Bang. Mending atuh sama yang lain. Sama kita. Kita bisa puasin sampai pagi. " "Bos kita ini nggak bisa ditolak," bisik lelaki itu meraih bibir si pemandu lagu yang memakai atasan kemben berwarna kuning dan sudah pun merosot ke perut. "Ayo, Sayang." Wati, entah keberanian dari mana menampik uluran tangan Maulana. Ada kilat marah dari matanya, yang kini mulai menyala. Toh, dia bukan budak nafsu Maulana.
102.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai baiat ridwan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status