MERTUAKU MISKIN
"Baju? Ada yang dagang baju, begitu?"
"Iya, Neng. Setiap hari Kamis dan Sabtu, suka ada Teh Didoh jual baju ke kampung ini."
"Kenapa Ibu nggak ikut lihat, atuh?" tanyaku.
"Ah, nggak, Neng." Ibu menjawab enteng.
Refleks mataku melihat daster yang dikenakan Ibu. Warnanya sudah pudar, bahkan bagian bawahnya sudah bolong walau tidak terlalu besar.
Sikat na Kabanata