Kasur Lapuk Untuk Ibu
"Nduk, ini tadi ada paket baju seragam yang diberikan nak Aish untuk kita, katanya buat ibu, kamu juga abangmu."
"Lalu buat Jingga tidak adakah, Bu?"
"Oalah tidak ada, Nduk. Sudah biar nanti kita beli saja, warnanya bisa disesuaikan dengan gaun yang kita pakai." Jawab ibu menenangkanku.
Hari itu akhirnya tiba, pagi-pagi sekali Aisyah sudah mengirimiku pesan supaya bisa datang lebih awal, agar aku ikut di rias bersamanya. Namun aku menolak halus permintaannya, bukan aku tidak mau, hanya saja aku tidak ingin nanti jika terjadi lagi salah paham dengan paman juga bibi Aisyah, yang terlihat tidak begitu menyukai aku dan ibu berada di dekat keponakannya.
Bab Populer