JERAT CINTA RENTENIR MUDA
DV DandelionCinta Terlarangsenandung cintacinta di ujung senjapenantian cinta
“Kenapa Abang nyetir sambil mabuk? Itu bahaya, Bang. Untung masih selamat, kalau kecelakaan gimana?”
Bahtiar tersenyum meremehkan sambil membuang muka. “Peduli apa? Urus aja pacar kamu itu, nggak usah sok perhatian sama saya!”
“Hah? Pacar?”
“Mau sok polos juga? Sudahlah, Yu, nggak usah munafik. Ngaku aja kalau kamu sebenarnya masih mengharapkan lelaki itu. Saya memang suami memalukan. Kamu sendiri yang bilang uang saya haram. Sekarang pun saya minum minuman haram.”