Warisan Artefak Kuno
Tuan putri itu mengenakan baju zirah perang yang berkilauan, dengan sebilah pedang tersemat di pinggangnya, seakan-akan ia siap untuk bertempur jika diperlukan.
Di sisinya, seorang panglima perang berusia sekitar empat puluh tahun berdiri tegak, dengan wajah angker yang menunjukkan bahwa ia adalah sosok yang berpengalaman dalam peperangan. Di sampingnya, beberapa prajurit pilihan kekaisaran juga bersiaga dengan sikap waspada.
Ketegangan menyelimuti udara, menambah suasana yang penuh perhatian di sekitar mereka.