Dompet Tak Terbatas
Di dekat jendela menara timur, saat cahaya senja terakhir menyapu taman, Henry menepuk bahu Dimas.
“Kamu bukan cuma beli bangunan, Dim. Kamu lagi bangun masa depan.”
Dimas mengangguk.
“Aku bakal bangun pelan-pelan. Dari nol.”
Di sampingnya, Lana tersenyum. Kekagumannya berubah menjadi kebanggaan.
Apa pun yang akan terjadi, semuanya dimulai di sini.
인기 회차