Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kain Basahan Basah Di Kamar Mandi

Kain Basahan Basah Di Kamar Mandi

Kain Basahan Basah di Kamar Mandi Bagian 02: Nomor Tidak dikenal "Maaf, Bu. Aku tadi mandi di kamar mandi ibu dan bapak. Soalnya di kamarku air panasnya nggak hidup. Botol shampo itu milikku. Maaf kalau aku sudah membuat kegaduhan di pagi ini antara Ibu Nesya dan Pak Rusly."
33.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 903 kali sebagai bathed
Baca
+Pustaka
Sebelum Hujan Membasahi

Sebelum Hujan Membasahi

tanya Wak Edwin melintas didepan teras rumahku. "Iya Wak, lari pagi Wak?" aku berbalik tanya kepada Wak Edwin yang terlihat sedang melakukan rutinitas setiap hari, lari pagi. "Hehehe, iya Ad. Biar sehat, dalam rangka mengolah raga serta rasa, agar saat sedih kembali menghampiri, tidak lagi takut patah untuk beberapa kali!" ujar Wak Edwin sembari mengacungkan dua jari telunjuk dari sepasang tangannya. Dengan tawa lebar dari mulutnya, membuat seketika itu juga aku ikut tertawa.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai bathed
Baca
+Pustaka
BATARI

BATARI

Klik Pintu terbuka, tiga bayangan masuk menenggelamkan tubuh Batari utuh. Batari hanya mampu memeluk lututnya sendiri— Lantai kamar terasa seperti bara api bagi kulitnya. Napasnya terengah, matanya nanar menatap 3 sosok didepannya. “ akkhh..” Rintihan tak sengaja keluar dari bibir batari, seluruh tubuhnya yang kian sensitif akibat pengaruh obat mulai melahap sisa sisa akal sehatnya.
10431 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai bathed
Baca
+Pustaka
Takdir Cinta

Takdir Cinta

Kemudian dia juga menghabiskan coklat hangat buatan Devan hingga tandas. Selesai sarapan, Devan membawa nampan dan gelas yang telah kosong keluar dari kamar. Setelah minum obatnya, Nadya lalu melangkah ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. Tubuhnya terasa lengket karena keringat yang membasahi tubuhnya. Dia mulai menyiapkan perlengkapan mandi dan mengisi air didalam bathup hingga setengahnya. Lalu dia taburkan sabun cair dan aromaterapi ke dalam bathup itu. Nadya segera masuk ke dalam bathup dan berendam di dalamnya sambil memejamkan mata. Dia menikmati air hangat dan harumnya sabun, bercampur dengan aromaterapi yang membungkus dirinya. Tubuhnya terasa segar. Setelah dua hari demam dan
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai bathed
Baca
+Pustaka
Tawanan Mertua Kakak

Tawanan Mertua Kakak

Dia ingin berendam, untuk merilekskan badan dan otaknya. Sambil menunggu air di bathtube penuh. Amina menyalakan lilin aroma terapi dan menyetel musik berirama lembut. Setelah itu ia memasukkan bath foam, bubble bath, bath salt dan wewangian kesukaannya. Amina lalu melepaskan baju dan masuk ke dalam bathtube, pelan – pelan. Mula – mula kakinya dulu, selanjutnya ia membasuh badannya dengan air dan menyandarkan badannya ke bathtube.
8.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 271 kali sebagai bathed
Baca
+Pustaka
Jerat Gairah Pewaris Arogan

Jerat Gairah Pewaris Arogan

Dia tenggelamkan tubuhnya di dalam bathup yang telah penuh dengan air dan busa dari sabun yang begitu harum semerbak. Ia memejamkan mata sejenak, menikmati sensasi segar dan rileks setelah melewati hari yang cukup melelahkan dan menguras kesabaran nan cukup ekstra. Dia usap lembut perutnya, sembari bernyanyi lirih. Wanita itu berusaha mengembalikan moodnya, agar tak terbawa saat Drew pulang nanti dan justru makin menambah pusing kepala. Puas bermanja-manja di dalam bathup, dia pun segera menyelesaikan ritual mandinya. Di bawah guyuran shower dia bersihkan setiap inci tubuhnya.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai bathed
Baca
+Pustaka
Simpanan Tunangan Tuan Presdir

Simpanan Tunangan Tuan Presdir

Sembari menunggu jawaban dari ujung sana, Sanaya membuka bathrobe, menggantungnya lagi, kemudian masuk ke bak mandi. Hangatnya air di dalam bathtub seketika merilekskan otot-otot tubuh Sanaya yang terasa lumayan kaku. Busa sabun meluber ke pinggiran bak mandi, aroma mawar yang sangat disukai Sanaya menguar ke seluruh ruangan tersebut. 'Halo, Nay, lagi ngapain?' Calon mertua Sanaya bertanya.. "Sanaya lagi berendam, Ma. Ada apa, Ma?"
1013.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 461 kali sebagai bathed
Baca
+Pustaka
TUAN MUDA KAMU YANG KUTUNGGU

TUAN MUDA KAMU YANG KUTUNGGU

“Aku yang lebih berterima kasih kepadamu, Sayang. Yuk masuk, kita mulai pagi ini dengan sesuatu yang tenang.” Mereka pun masuk ke dalam bathtub perlahan, saling membantu agar tak terpeleset. Air hangat langsung menyelimuti tubuh keduanya, menciptakan sensasi nyaman dan menenangkan. Buih sabun memenuhi permukaan air, dan keharuman vanila menyatu dengan aroma lavender yang masih tersisa di udara.
10872 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai bathed
Baca
+Pustaka
Pesona Janda Muda

Pesona Janda Muda

Tanya Rasti dengab menunjuk bathhub dihadapnnya. "Itu bukan kasur, itu tempat mandi, yasudah sini biar saya isi air dan sabun, kamu tiduran disini nanti, tapi jangan sampai tenggelam" Rendra dengan sabae menambahkan sabun juga air kedalam bathhub sampai busanya penuh, Rasti dengan mata berbinar melihat kearah bathhub rasanya dia ingin cepat main air disana. "Kalau tenggelam?" Tanya Rasti dengan polos.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai bathed
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status