Demi Pernikahan yang Bahagia
Damian muncul sebentar di ambang pintu, memandang kakaknya cukup lama, lalu berkata singkat, “Lo pasti akan jadi pengantin paling cantik, hari ini.”
Setelah itu, semuanya berjalan cepat.
Wajah Yusallia dirias. Rambutnya ditata. Gaun putih itu dipakaikan dengan hati-hati. Ketika semua selesai, Yusallia menatap pantulan dirinya di cermin dan merasa seperti sedang melihat orang lain. Perempuan di depannya tampak anggun, dewasa, tenang, tetapi juga rapuh.
Gaun itu indah. Tidak berlebihan. Putih lembut dengan detail halus yang jatuh sempurna di tubuhnya. Namun justru karena keindahan itu, dadanya terasa semakin penuh.
Hot Chapters